Kamis, 10 Desember 2020 20:26
Editor : Redaksi

LUWU UTARA - Tim pasangan calon nomor urut dua, Indah Putri Indriani-Suaib Mansur merampungkan hasil real count Pilkada Luwu Utara. Hasilnya, pasangan berakronim BISA ini meraih 80.519 suara atau 45.22 persen.

 

Hasil ini tak jauh beda dengan hitung cepat yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei pada saat hari pencoblosan, Rabu kemarin.

"Data C1 kita sudah 100 persen. Alhamdulillah tidak meleset dari hitung cepat yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei kemarin," kata Ketua tim pemenangan BISA, Karemuddin, Kamis (10/12/2020)

Baca Juga : Punya Jaringan Luas, Eks Kades Dandang Yakin Andi Rahim Mampu Bangun Lutra

Ketua DPD PAN Luwu Utara itu menambahkan, dari hasil real count tersebut, pasangan BISA unggu jauh daru dua kandidat lainya dengan jumlah suara 80.519 atau 45.22 persen. Sedangkan dua kandidat lainya yakni pasangan Thahar Rum-Rahmat Laguni meraih 49.956 atau 28.05 persen, dan pasangan Arsyad Kasmar - Andi Sukma meraih 47.600 suara atau 26.73 persen.

 

"Saya minta seluruh tim di semua tingkatan, saksi TPS untuk tetap mengawal kemenangan ini, karena data kita ini sumbernya C1 dari semua TPS. Jadi mari kita sama kawal seluruh tahapan rekapitulasi manual yang dilakukan oleh penyelenggara selesa, dan diumumkan secara resmi peraih sura terbanyak," tutur Karemuddin.

Dari lima belas kecamatan se Luwu Utara, pasangan bisa hanya kalah di dua kecamatan saja, Kecamatan Malangke dan Sabbang. Pasangan Arsyad Kasmar - Andi Sukma unggul tipis dari pasangan bisa di Kecamatan Malangke, dengan jumlah suara 6.591 atau 43.75 persen, sementara pasangan Indah-Suaib meraih 6.317 suara atau 41.93 persen dari jumlah suara sah 15.064.

Baca Juga : Tokoh Masyarakat Sabbang Ungkap Kesederhanaan Andi Rahim

Sedangkan di Kecamatan Sabbang pasangan Thahar Rum -Rahmat Laguni unggul dengan raihan suara sebanyak 4.724 suara atau 46.86 persen, sedangkan pasangan Indah-Suaib berada diurutan kedua dengan meraih 3.056 suara atau 30.19 persen.

Selain itu secara keseluruhan, dari hasil olah data C1 yang dilakukan tim internal BISA juga menunjukkan, partisipasi pemilih terbilang tinggi yakni 80,32% dari 218.979 jumlah daftar pemilih tetap (DPT).