Kamis, 10 Desember 2020 23:57

Bukan Senjata Api, Perampok Bank Ancam Sebarkan Covid-19

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Dia menakut-nakuti semua orang di bank bahwa dia akan menulari mereka dengan Covid-19 apabila permintaannya tidak dituruti.

RAKYATKU.COM - Otoritas Georgia menangkap seorang pria dalam kasus perampokan bank yang terjadi bulan lalu. Pria itu menggunakan diagnosis positif Covid-19 sebagai "senjata biologis" untuk mengeruk uang bank.

Dilansir Insider, Kamis (12/10/2020), pria bernama Victor Crawley itu mendatangi Chase Bank di Riverdale, Georgia, pada 28 November.

Pria berusia 51 tahun itu lalu memberikan catatan kepada seorang pegawai bank yang berisi pesan agar mereka memberinya uang.

Baca Juga : Dinkes Wajo Bersama TNI dan Polri Gelar Vaksinasi Massal Bagi Masyarakat

Menurut rilis berita oleh Kantor Sheriff Clayton County, Crawley tidak membawa senjata api maupun senjata tajam sama sekali.

Dia menakut-nakuti semua orang di bank bahwa dia akan menulari mereka dengan Covid-19 apabila permintaannya tidak dituruti.

 

"Tersangka tidak menunjukkan senjata, tetapi menyatakan bahwa dia dinyatakan positif Covid-19. Jika bank tidak memenuhi tuntutannya, dia akan mulai menginfeksi semua orang di cabang bank tersebut," kata pihak berwenang.

Baca Juga : Ini Pesan Kemenag ke Jemaah Haji Agar Tidak Terpapar COVID-19

Crawley meninggalkan bank tanpa membawa sepeser uang. Dia ciut ketika pegawai bank menelepon polisi.

Sponsored by MGID

Crawley ditangkap di rumahnya pada Kamis (3/12/2020). Kepada pihak berwenang, dia mengaku berusaha merampok bank untuk mendapatkan 2.000 dolar AS atau sekitar Rp28 juta untuk membayar tagihannya.

Newsweek melaporkan Crawley menghadapi tuntutan percobaan kriminal dan ditahan di Penjara Clayton County. Pihak berwenang menyebutnya "penjara para-militer terberat di Georgia”.

#perampok #Covid-19