Selasa, 08 Desember 2020 22:56

Rekaman Lengkap Suara DP Juga Singgung Gubernur-Pj Wali Kota dan Retribusi Sampah, NA: Ngawur!

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah.
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah.

NA ingin melihat perkembangan kasus ini ke depan. Jika benar terungkap rekaman lain, maka dirinya tak segan melaporkan.

MAKASSAR — Kasus dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Danny Pomanto bisa makin melebar. Rekaman suara lain kembali beredar di publik.

Kali ini, suara yang diduga Danny Pomanto menyinggung nama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

Rekaman itu satu bagian dengan yang memfitnah Jusuf Kalla. File rekaman aslinya ternyata berdurasi 22.08 menit.

Baca Juga : Antisipasi Gangguan Program PPDB di Kota Makassar, Danny Akan Perbaiki Sistem

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyatakan, akan melaporkan Danny Pomanto jika benar dalam rekaman itu menyebutkan dirinya seperti yang ditudingkan. “Itu fitnah lagi,” kata Nurdin Abdullah, Selasa (8/12/2020).

NA ingin melihat perkembangan kasus ini ke depan. Jika benar terungkap rekaman lain, maka dirinya tak segan melaporkan.

 

“Itu bicara ngawur,” singkat mantan bupati Bantaeng dua periode ini.

Baca Juga : Varian Baru Covid Muncul, Danny Gelar Pertemuan Darurat dan Ajak Masyarakat Makassar Terapkan 5M

Yusuf Gunco selaku kuasa hukum keluarga Jusuf Kalla, mengaku sudah mendengar langsung rekaman asli yang panjang. Dia membenarkan banyak hal dibicarakan, namun pihaknya fokus pada kasus pencemaran nama baik JK.

“Kalau urusan nama baik Pak Gubernur dan Pj Wali Kota terserah pak polisi kembangkan dan keluarga gubernur. Kami tidak dalam kapasitas mengomentari itu,” bebernya.

Rekaman asli yang menyinggung banyak tokoh juga menuding gubernur soal dana retribusi sampah yang konon akan dipakai menyerang di Pilkada Makassar.

Baca Juga : Muncul Varian Baru Covid, Danny Pomanto Ajak Masyarakat Makassar Ciptakan Kemandiran Terapkan 5M

“Isi rekaman lain kami tidak ingin komentari lebih jauh, nanti penyidik kembangkan,” beber Gunco.

Lanjutan kasus pencemaran nama baik JK ini menjadi atensi Polda Sulsel. Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam menyatakan penyelidikan laporan dugaan pencemaran nama baik mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat ini ditunda.

Merdisyam mengatakan, laporan yang dimasukkan tim hukum keluarga Jusuf Kalla itu sudah diterima penyidik. Bahkan anak sulung JK, Solihin Kalla telah dimintai keterangan lanjutan, Senin (7/12/2020) pukul 16.00 wita.

#danny pomanto #Pilkada Makassar