Senin, 30 November 2020 19:35
Tokoh Masyarakat Tamalate sekaligus Ketua RW 05 Kelurahan Maccini Sombala, H Sikki Ruddin
Editor : Trio Rimbawan

RAKYATKU.COM,MAKASSAR-Tindakan tak terpuji dan tidak bermoral dilakukan oleh Tim pasangan urut dua Appi-Rahman jelang hari pencoblosan Pemilihan Wali Kota Makassar 9 Desember 2020. Pasalnya, mereka dengan sengaja merobek lambang kebesaran yang selama ini melekat di seragam RTRW Makassar dengan logo "Dua Kali Tambah Baik" (2 x v).

 

Dengan kejadian itu, banyak masyarakat dibuat kesal dan marah melihat tingkah kurang sopan tersebut, termasuk kecamatan para RT dan RW di Kota Makassar.

H. Sikki Rudding yang merupakan salah satu Tokoh Masyarakat (Tomas) di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, mengecam dan mengutuk keras tindakan oknum yang diduga Tim Appi-Rahman tersebut.Apalagi vidio pencabutan logo di seragam RTRW itu sudah tersebar luas di medsos.

Baca Juga : Gubernur Andi Sudirman Harap Perda RTRW Jadi Acuan Dalam Pembangunan yang Tertata

"Saya sebagai salah satu Ketua RW sangat miris melihat baju RTRW di robek oleh orang tak bertanggung jawab, Jadi saya mengutuk keras tindakan tidak terpuji itu, karena merusak harkat dan martabat serta wibawah RTRW yang selama ini disegani. "jelas Sikki Rudding, Senin (30/11/2020).

 

Menurutnya RTRW harus dihargai karena RTRW adalah ujung tombak dan inisiator pembangunan sebuah wilayah di Kota Makassar. Bahkan selama ini RTRW tersebut sudah dikenal secara nasional, punya seragam khusus yang dibanggakan saat zaman Danny Pomanto menjabat sebagai Wali Kota Makassar periode lalu.

"RTRW itu adalah ujung tombak disebuah wilayah, pada saat Pak Danny Pomanto jadi Wali Kota, RT RW sangat dihargai. Tapi kenapa juga ada yang bersikap kurang ajar merobek baju seragam itu, kalau mau bertarung di Pilkada kita harus sportif jangan baju yang dirobek, "ungkapnya.

Baca Juga : Danny-Fatma Resmi Ditetapkan Sebagai Pemenang Pilkada Makassar

Sebelumnya komentar pedas juga datang dari Ketua RW Kel.Gaddong Kecamatan Bontoala Dr. Anzar Makkuasa.SH.MH. Anzar menilai bahwa dicabutnya lambang Dua Kali Tambah Baik pada baju RT/RW itu menandakan bahwa harga diri RT/RW telah diinjak – injak oleh Paslon Appi – Rahman.

“Pencopotan tagline Dua Kali Tambah Baik adalah sebuah penghinaan bagi kami sebagai ketua RW. Bahwa kami sangat menyayangkan adanya oknum yg melakukan pengrusakkan seragam RT.RW. Tidak ada yang melarang anda ikut kepaslon lain, itu hak anda tapi jangan kau merusak ciptaannya orang, “ kata Anzar Makkuasa.

Apalagi, yang melakukan mencopot lambang di baju RTRW tersebut adalah orang yang tidak pernah merasakkan sebagai ketua RT.RW.

Baca Juga : Hindari Kerumunan di Masa Pandemi, Danny Minta Tim dan Relawan Tak Usah ke Lokasi Penetapan

Olehnya dia menilai mungkin saja ini dilakukan selain sebagai bentuk pelecehan terhadap RT/RW. Ataukah bisa jadi ini sebagai strategi untuk menutupi Ketua RT/RW Gadungan yang ingin mendapatkan sesuatu dari Appi – Rahman.

Anzar menambahkan, jika memang seragam tersebut tidak layak dipakai, silahkan jangan dipakai, dan kalau memang mau diganti silahkan diganti tapi jangan bertindak kurang sopan.

“Ada apa Appi – Rahman tiba – tiba memperhatikan para RT.RW, apakah ada maunya, janganlah dijadikan RT.RW sebagai obyek politik yang sesaat, biarkan para RT.RW yang menentukkan pilihannya, “ ucap Anzar.

Baca Juga : 23 Januari, KPU Makassar Agendakan Penetapan Danny-Fatma

Perlu diketahui, bahwa untuk membedakan mana RT/RW yang sah dan mana yang tidak, maka Logo Dua Kali Tambah Baik menjadi tandanya.