Kamis, 19 November 2020 11:01

Jaringan 4G Indosat Ooredoo Mudahkan Kuliah Daring, di Bawah Kaki Gunung Sekalipun

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Derianty dan Reskianita Lessuna kuliah daring memanfaatkan jaringan 4G Indosat Ooredoo.
Derianty dan Reskianita Lessuna kuliah daring memanfaatkan jaringan 4G Indosat Ooredoo.

Mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Makassar itu menceritakan, kartu seluler yang dimiliki dari provider lain jaringannya edge sehingga tidak bisa mengakses internet.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Udara sejuk, pepohonan rindang, dan hamparan gunung begitu indah. Langit sedikit mendung dan matahari sudah mulai tinggi menandakan hari sudah mulai siang.

Tepat pukul 09.00 Wita, Sabtu (14/11/2020), kedua mahasiswi ini, Derianty dan Reskianita Lessuna, meminta izin untuk mengikuti kuliah daring. Keduanya tengah mengikuti penyambutan anggota baru (PAB) yang dilaksanakan Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Nosu (IPPMN).

Di bawah kaki Gunung Bulu Saukang, tepatnya di Bukit Bahagia, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, mereka meninggalkan forum dan memilih duduk di sebuah balai-balai.

Mereka membuka buku dan laptop di depannya. Mereka kuliah dan mengerjakan tugas yang diberikan dosen dengan memanfaatkan jaringan 4G Indosat Ooredoo yang dinilainya sangat bagus.

"Bersyukur walaupun jauh dari kota, tapi masih tetap bisa kuliah. Sebelum ke sini sempat takut jangan-jangan jaringan tidak ada, tapi sampai di sini mendapatkan hotspot dari teman yang menggunakan kartu Indosat Ooredoo," ujar Reskianita.

Mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Makassar itu menceritakan, kartu seluler yang dimiliki dari provider lain jaringannya edge sehingga tidak bisa mengakses internet.

 

Dia bersyukur seorang teman bernama Yoke memberikan hotspot sehingga tetap bisa kuliah daring.

"Deri juga sama kartuku, jadi kami sama-sama pake hotspot-nya Yoke. Indosat di sini bagus, full jaringannya, terus 4G jadi tidak putus-putus pas tadi Zoom," tuturnya.

Derianty, mahasiswi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Handayani Makassar menjelaskan, jadwal kuliah umumnya Senin sampai Jumat, sementara mata kuliah agama diambilnya pada hari Sabtu.

"Reskianita juga kuliah agama. Senang sekali karena bisa ikut PAB di sini tempatnya bagus. Jaringan juga mendukung jadi bisa izin untuk kuliah," ujarnya.

Sementara itu, Yoke mengatakan, memilih kartu Indosat Ooredoo karena harganya yang bersahabat di kantong mahasiswa dan sinyal kuat. Selain itu dia pun memanfaatkan bantuan kuota yang diberikan Indosat Ooredoo sebesar 50 GB.

"Tidak mahal kuotanya jadi tetap irit, apalagi selama pandemi ini. Ada kuota untuk bantuan mahasiswa juga saya pake," tutupnya.

Sementara itu, dalam rilisnya, Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena, mengatakan, Indosat Ooredoo terus berkomitmen mendukung pemerintah Indonesia untuk memasuki era adaptasi kebiasaan baru, khususnya untuk mendukung program pembelajaran jarak jauh.

"API Gift Data Indosat Ooredoo dapat mengirimkan kuota data secara massive, seamless, dan fleksibel," katanya.

Indosat Ooredoo juga menjaga kapasitas jaringan agar peserta didik dan para guru dapat menjalankan proses pembelajaran dengan baik dan optimal.

Indosat Ooredoo Network Operating Center (INOC) dan Indosat Ooredoo Service Operating Center (ISOC) melakukan monitoring dan kontrol jaringan selama 24x7 secara realtime.

INOC dan ISOC akan meningkatkan percepatan penyelesaian kendala sekaligus menjadi pusat koordinasi atau command center secara nasional.

Indosat Ooredoo mengoperasikan 124.944 BTS pada semester I tahun 2020, dimana 52.776 merupakan BTS 4G. Penambahan 27.902 BTS 4G dibandingkan semester I tahun 2019, merupakan langkah Indosat Ooredoo untuk melayani kebutuhan digital yang terus meningkat terutama saat era adaptasi kebiasaan baru akibat pandemi Covid-19 ini.

Penulis : Yuniastika Datu
#Indosat Ooredoo