Selasa, 03 November 2020 10:47

Lawan Virus Corona Dengan Tingkatkan Imun Melalui Daun Laban

Adil Patawai Anar
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Lawan Virus Corona Dengan Tingkatkan Imun Melalui Daun Laban

daun laban atau terkadang disebut juga daun leben adalah tanaman herbal asli Indonesia, tepatnya tumbuh di Kalimantan Barat. Daun laban (Vitex Pubescens Vahl) digunakan masyarakat tradisional Kalimantan untuk pencegahan berbagai penyakit. Sebagian besar tanaman herbal dari spesies Genus Vitex juga digunakan dalam pengobatan tradisional India Kuno seperti Ayurveda dan Siddha sejak dulu kala.

RAKYATKU.COM - Beberapa waktu lalu seorang kakek mendadak viral karena membuat keterangan tentang manfaat daun laban untuk mengatasi virus Corona. Sebenarnya apa itu daun laban? Ketahui kandungan, manfaat, dan cara mengolahnya di sini.

Apa Itu Daun Laban?
Dilansir Doktersehat.com, daun laban atau terkadang disebut juga daun leben adalah tanaman herbal asli Indonesia, tepatnya tumbuh di Kalimantan Barat. Daun laban (Vitex Pubescens Vahl) digunakan masyarakat tradisional Kalimantan untuk pencegahan berbagai penyakit. Sebagian besar tanaman herbal dari spesies Genus Vitex juga digunakan dalam pengobatan tradisional India Kuno seperti Ayurveda dan Siddha sejak dulu kala.

Kandungan Daun Laban
Berdasarkan estimasi, terdapat sekitar 270 spesies dari Genus Vitex termasuk Vitex Pubescens Vahl, Vitex mollis, Vitex piramidata, Vitex pubescens, Vitex agnus-castus and. Vitex gaumeri Vitex glabrata, Vitex leucoxylon, Vitex penduncularis, Vitex pinnata, Vitex trifolia, Vitex negundo, dll.

Tanaman dari genus ini umumnya memiliki kandungan bioaktif, seperti Analgesik, Antiinflamasi, Antimikroba, Antioksidan Hepatoprotektif, Antihistamin, Antiastatik, Saponin, Flavonoid, dan Tanin.

Manfaat Daun Laban untuk Kesehatan
Baik bagian daun, kulit, dan batang pohon laban dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Belakangan ini terdapat isu tentang kegunaan daun laban atau yang juga dikenal sebagai daun leben untuk mengatasi virus Corona. Benarkah? Ketahui berbagai manfaat daun laban untuk kesehatan, berikut ini:

1. Mengatasi Sakit Perut

 

Masyarakat tradisional di Dayak Pangkodan di daerah Sanggau, Kalimantan Barat menggunakan daun laban sebagai teh herbal untuk mengatasi sakit perut. Kulit kayu pohon laban mengandung flavonoid. Kandungan flavonoid ini yang disebut dapat mencegah dan mengatasi sakit perut, namun belum ada penelitian secara medis.

2. Mengatasi Masuk Angin Orang tua di wilayah tertentu Kalimantan Barat juga menggunakan daun laban untuk mengatasi masuk angin dan penyegar badan. Umumnya, mereka menggunakan kulit kayu tua dari pangkal pohon laban untuk dijadikan teh herbal dan diminum sebagai minuman herbal kesehatan sehari-hari.

3. Agen Antikanker Berdasarkan penelitian (Anwar Lenny et al, 2019), jaringan kulit batang laban mengandung dua bakteri yang memiliki aktivitas potensial terhadap sel seviks, yaitu isolat Bakteri 6C (IC50 = 82.54 µg/mL) dan Bakteri-2A (IC50 = 297.09 µg/mL).

Isolat ini memiliki aktivitas sitotoksik, yaitu senyawa yang mampu merusak sel kanker untuk menekan pertumbuhan sel kanker tertentu. Aktivitas isolat pada daun leben ini membuktikan adanya senyawa antikanker yang potensial. Walaupun demikian, penelitian medis lanjutan masih dibutuhkan untuk membuktikan kemungkinan daun leben sebagai obat tradisional kanker.

4. Mengatasi Penyakit Gastrointestinal
Manfaat daun laban sebagai obat tradisional untuk mengatasi penyakit gastrointestinal atau gangguan pada sistem pencernaan termasuk tukak lambung atau maag. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada hewan, ekstrak daun Vitex Pubescens Vahl menunjukan adanya perlindungan anti-gastrointestinal yang signifikan. Hasil penelitian ini tergantung terhadap lesi lambung yang diinduksi etanol dalam model tikus.

5. Agen Antioksidan
Daun leben mengandung antioksidan. Antioksidan didapat dari buah dan sayur, serta diproduksi oleh tubuh yang disebut antioksidan endogen. Manfaat antioksidan adalah untuk melawan radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh. Radikal bebas juga membahayakan fungsi tubuh dan memicu penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, penyakit pernapasan, dll.

6. Antiinflamasi Sebagian besar spesies Genus Vitex memiliki sifat antiinflamasi atau anti peradangan. Selain itu, kandungan flavonoid diasosiasikan sebagai agen antiinflamasi. Antiinflamasi digunakan untuk meredakan efek peradangan dan menyembuhkan gejala seperti bengkak dan sakit.

7. Antimikroba Berdasarkan studi, tanaman dengan Genus Vitex mengandung senyawa bioaktif yang berperan sebagai antimikroba. Antimikroba adalah senyawa untuk menghentikan dan membunuh pertumbuhan mikroba. Antimikroba termasuk antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri dan antifungi untuk mengatasi infeksi jamur.

8. Anti-HIV
Pohon laban berasal dari keluarga Verbenaceae yang memiliki senyawa potensial sebagai anti-HIV (Venkateswarlu, 2012). Daun leben memiliki senyawa triterpenoid yang termasuk komponen aktif untuk mengatasi bakteri, jamur, virus, dan protozoa. Sayangnya, belum ada bukti ilmiah terkait manfaat daun laban ini.

#tips kesehatan