Senin, 02 November 2020 15:01

Pengamat: Komunikasi Politik Anir-Lutfi Paling Beretika di Debat Perdana

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pengamat: Komunikasi Politik Anir-Lutfi Paling Beretika di Debat Perdana

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar Ibnu Hadjar Yusuf menilai, cuma pasangan Anir-Lutfi yang menyapa dan berkomunikasi santun kepada seluruh audiens.

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) mengakhiri sesi debat publik perdana Pilkada Pangkep dengan pesan kalimat menyejukkan dan sebuah optimisme.

Dalam closing statement-nya, Anir menghaturkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pangkep dan berkomitmen membawa empat perubahan besar.

"Kami Anir-Lutfi mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pangkep mulai dari kepulauan, pegunungan, pesisir, hingga perkotaan yg telah memberikan kami pendidikan politik cerdas. Insya Allah kami akan mengantarkan 4 perubahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pangkep menuju Pangkep sejahtera," ucap Anir, Minggu (1/11/2020) kemarin.

Baca Juga : Lutfi Hanafi Ajak Bupati Pangkep Foto Bareng Usai Nyoblos di TPS

Adapun empat perubahan yang ditawarkan, selanjutnya dipaparkan oleh Lutfi. Masing-masing perubahan kebijakan keuangan daerah dari orientasi proyek ke kesejahteraan rumah tangga, perubahan penyediaan sarana dan prasarana dari orientasi daerah tertentu menjadi prioritas yang adil dan merata.

Kemudian perubahan pemanfaatan sumber daya alam dari orientasi eksploitasi ke orientasi pembangunan industri di kawasan pariwisata petik olah jual. Terakhir, perubahan kinerja pemerintah berbasis good governance melalui layanan yg efektif dan akuntabel serta transparan.

 

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar Ibnu Hadjar Yusuf menilai, cuma pasangan Anir-Lutfi yang menyapa dan berkomunikasi santun kepada seluruh audiens.

Baca Juga : Besok Pencoblosan, Anir-Lutfi ke Pemilih: Awali dengan Basmalah

"Saya ketika melihat dan mendengarkan closing statement ini merasa dihargai dan dimuliakan. Itu pasti mengena dan sampai kepada masyarakat Pangkep khususnya. Etika menghargai semua audiens, warga Pangkep dan para kandidat dengan baik," kata Ibnu Hadjar.

Menurutnya, apa yang diperlihatkan Anir merupakan etika komunikasi politik yang perlu dibangun semua calon. Dan Anir menurutnya, merupakan sosok yang bisa menghargai dan memuliakan orang lain.

Secara keseluruhan, kata dia, Anir-Lutfi berhasil menunjukkan karakter kepemimpinan dalam debat kandidat pertama Pilkada Pangkep.

Baca Juga : Kawal Pemungutan Suara, Anir-Lutfi Siapkan 2.100 Saksi di Semua TPS

"Para paslon pada dasarnya, semua memiliki kesamaan dalam visi-misi. Tapi saya melihat secara keseluruhan, dari cara pembawaan, karakter, body language panggungnya menguasai sekali. Begitu juga materi yang disampaikan tidak ada kekakuan dalam penyampaian. Sebaliknya dari kandidat lain saya lihat cenderung monoton, kaku bahkan ada yang terburu-buru seperti lagi dikejar-kejar sesuatu," urai Ibnu.

Apalagi menurutnya, penonton lebih tertarik kepada Anir karena penyampaian materi debatnya yang argumentatif. Gagasannya lugas, pesannya sampai sehingga yang menonton jadi lebih nyaman menyaksikan.

"Bahkan Anir paham hingga detil mengenai Pangkep. Dari visi-misi, luas wilayah Pangkep, jumlah pulau, lurah, kecamatan, pemetaan sosialnya juga matang. Artinya dia betul-betul melakukan observasi, penelusuran dari kota ke pulau sehingga dengan itu dia tahu visi-misi kesejahteraan, baik dalam aspek sosial, ekonomi, merata dan berkeadilan itu yang sampai ke para penonton dan terjawab," pungkasnya.

#anir-lutfi #pilkada pangkep 2020