Kamis, 29 Oktober 2020 20:03

Singgung Debat "Mewah" ala KPU Barru, Bawaslu: Lebih Efektif di Kampung Sendiri

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ketua Bawaslu Barru, Nur Alim.
Ketua Bawaslu Barru, Nur Alim.

Nur Alim membeberkan alasan lain mengapa lebih efektif jika debat kandidat dilaksanakan di kampung sendiri. Dia bilang, debat ini adalah bagian dari kampanye. Mudah bagi konstituen ataupun pemilih untuk mengkases informasi yang disampaikan dalam debat.

RAKYATKU.COM, BARRU - Debat kandidat yang berlangsung di salah satu hotel berbintang di Makassar jadi buah bibir. Selain disoroti LSM, Bawaslu Barru turut menyinggung soal pelaksanaan debat itu.

Ketua Bawaslu Barru, Nur Alim, menyarankan bahwa lokasi pelaksanaan debat seharusnya dilaksanakan di Barru saja. Bukan di daerah orang lain.

"Tahapan debat ini adalah bagian pesta demokrasi kita (masyarakat Barru) jadi harusnya dilaksanakan di Barru saja. Bukan malah berpesta di kampungnya orang. Makanya kami sarankan debat putaran kedua dilaksanakan di Barru," kata Nur Alim, Kamis (29/10/2020).

Baca Juga : 

Nur Alim membeberkan alasan lain mengapa lebih efektif jika debat kandidat dilaksanakan di kampung sendiri. Dia bilang, debat ini adalah bagian dari kampanye. Mudah bagi konstituen ataupun pemilih untuk mengkases informasi yang disampaikan dalam debat.

Belum lagi saat debat, hanya disiarkan secara live streaming YouTube. Tentu masyarakat yang berada di daerah sulit jaringan komunikasi, tidak dapat mengakses langsung siaran tersebut.

"Kalaupun ada siaran tunda, informasi yang diterima juga sudah kedaluwarsa. Berbeda rasanya jika menonton di hari yang sama pada saat pelaksanaan debat itu sendiri. Saya ini berbicara dalam kapasitas masyarakat Barru," ujar Nur Alim.

 

Protes keras juga dilayangkan oleh LSM Harimau Indonesia Bersayap (HIB). Lembaga ini menyoroti KPU terkait pelaksanaan debat kandidat yang terselenggara di luar daerah. Ketua HIB, Abdul Samid mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini seharusnya paslon tidak di bawa keluar daerah. Apalagi di Kota Makassar, notabene sebagai daerah yang pernah tercatat sebagai episentrum Covid-19.

Samid juga meminta KPU terus terang soal penggunaan anggaran negara dalam debat mewah tersebut. KPU Barru, kata dia, wajib membuka informasi tersebut ke publik.

Sementara Ketua KPU Barru, Syarifuddin Ukkas mengatakan, jumlah anggaran yang digunakan dalam debat di hotel tersebut lebih hemat dibanding di tempat lain ataupun di Kabupaten Barru.

"Yang jelas lebih hemat. Kami tak bisa jelaskan soal jumlah anggarannya," ujarnya Syarifuddin.

Penulis : Achmad Afandy
#Bawaslu Barru #KPU Barru #Pilkada Barru 2020