Minggu, 18 Oktober 2020 18:39

Warga Bitowa Sebut Pemilih Cerdas Harus Menang di Pilkada Makassar

Trio Rimbawan
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Danny Pomanto hadiri kampanye dialogis di kelurahan Bitoa Kecamatan Manggala,(18/10).
Danny Pomanto hadiri kampanye dialogis di kelurahan Bitoa Kecamatan Manggala,(18/10).

Punya program dan kinerja teruji, Danny Pomanto dirindukan kepemimpinannya hingga saat ini oleh warga Makassar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Warga Kelurahan Bitowa Kecamatan Manggala menghadiri kampanye dialogis Calon Wali Kota Makassar nomor urut 1 Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto atau Danny Pomanto, Minggu (18/10/2020).

Warga meminta agar Pilkada Makassar menjadi ajang bagi setiap calon untuk mengkampanyekan program dan gagasan membangun Kota Makassar.

"Tahun 2020 adalah tahunnya pemilih cerdas," kata Edo.

Baca Juga : 

Pemilih cerdas adalah pemilih yang aktif. Datang ke TPS. Tidak golput.

"Pemilih cerdas harus menang," tegas Edo.

Danny Pomanto pun meminta warga Makassar agar tidak tertipu dengan banyaknya informasi hoaks selama pilkada.

Jangan mau menjual suara dengan satu kotak nasi bungkus dan uang Rp 300 ribu.

"Jangan jual suara dengan penderitaan. Menderita lima tahun," ungkap Danny.

Danny mengaku, tetap akan fokus membangun lorong. Jika masih diamanahkan menjadi komandan di Kota Makassar.

Lorong adalah sel sebuah kota. Sel yang sehat akan membuat tubuh kota ikut sehat.

Dari lorong Danny ingin membangkitkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, membuat tempat wisata, dan menjadikan lorong sebagai sumber pangan warga Makassar.

M Yamini, warga Jalan Bitowa mengaku kagum dengan kepemimpinan Danny Pomanto. Sebagai pengusaha yang sering keluar daerah, Yamini mengaku bisa membandingkan perkembangan kota Makassar dengan daerah di sekitarnya.

"Makassar luar biasa saat dipimpin Pak Danny," katanya.

Warga Bitowa, katanya, sangat terbantu dengan banyaknya program pemberdayaan lorong. Digagas dan dilaksanakan selama Danny memimpin.

"Contohnya truk angkutan sampah Tangkasaki. Ini program luar biasa yang tidak pernah dipikirkan oleh pemimpin sebelumnya," kata Yamini.

Menurutnya, Tangkasaki bukan hanya semata truk. Tapi modelnya yang sederhana membuat sampah tidak berserakan saat proses pengangkutan.

"Operator Tangkasaki juga rajin masuk lorong mengambil sampah," katanya.

#danny pomanto #danny-fatma #Pilkada Makassar 2020