Minggu, 18 Oktober 2020 12:07

Tuduhan Politisasi Dana BOS Luwu Utara Berujung ke Meja Polisi

Redaksi
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Tuduhan Politisasi Dana BOS Luwu Utara Berujung ke Meja Polisi

Beberapa Kepala Sekolah yang namanya ikut disebut dalam sebuah percakapan WhatsApp, merasa dirugikan dan dicemarkan nama baiknya.

LUWU UTARA -- Koordinator Bidang Pendidikan Wilayah Sukamaju dan Sukamaju Selatan, Masful mengambil sikap tegas dengan melaporkan beberapa oknum atau akun di media sosial atas tuduhan menyalahgunakan dana BOS untuk kegiatan politik.

Dirinya bersama beberapa Kepala Sekolah yang namanya ikut disebut dalam sebuah percakapan di whatsApp merasa dirugikan dan dicemarkan nama baiknya.

“Kita sudah lapor ke Polsek, tapi laporan resminya baru akan kami masukkan hari Senin, lusa. Ini tidak boleh dibiarkan karena ada orang yang mencoba membuat gaduh demi kepentingan politik,” kata Masful, Sabtu (17/10/2020) malam, di Masamba.

Baca Juga : 

Dia membeberkan, seseorang yang tidak diketahui melakukan chatting via aplikasi WhatsApp kepada Kepala SD Sukamukti Indrawati. Dan orang yang chatting itu memakai foto profil dia.

“Foto saya bersama pak Zainal yang dia pakai. Itu foto tiga tahun lalu. Saya keberatan dan akan saya laporkan pencemaran nama baik dan berita hoaks,” tegas dia.

Soal dana BOS untuk kepentingan politik, Masful tegas membantah hal tersebut. Menurut dia, tidak ada penggunaan dana BOS untuk kegiatan politik menjelang Pilkada.

“Tidak ada itu. Saya sudah telpon semua Kepala Sekolah yang namanya disebut dalam percakapan WA itu. Mereka bilang itu tidak benar. Bahkan mereka semua tidak mengenal siapa pemilik nomor yang memakai foto profil saya. Insya Allah, Senin kami akan laporkan semuanya,” tandasnya.

#Pilkada Luwu Utara