Selasa, 13 Oktober 2020 09:02

Dinkes Barru Bagikan 600 Alat Rapid Test ke Seluruh Puskesmas

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
dr Amis Rifai
dr Amis Rifai

Perawat di Puskesmas Madello sempat was-was lantaran telah merawat pasien penderita paru-paru dengan gejala sesak napas.

RAKYATKU.COM,BARRU - Pasca ditemukannya pasien positif di Puskesmas Madello, Dinas Kesehatan Barru memberlakukan kebijakan ketat kepada warga yang ingin berobat di puskesmas.

Setiap pasien rawat inap akan di-rapid test terlebih dahulu sebelum mendapatkan tindakan medis.

Kadis Kesehatan Barru, dr Amis Rifai mengatakan, kebijakan ini diambil sebagai langkah melindungi tim medis dari paparan Covid-19. Serta mencegah kejadian di Puskesmas Madello agar tidak terulang.

Baca Juga : 

Apalagi, kata dr Amis, seluruh puskesmas di Barru tidak punya ruang isolasi sendiri. Beda halnya di rumah sakit.

Guna mendukung kebijakan itu, Dinas Kesehatan Barru akan membagikan 50 buah alat rapid test ke tiap puskesmas. Jumlah puskesmas di Barru ada 12 unit.

"Kita bagikan 600 buah secara keseluruhan," ujar dr Amis yang juga juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Barru, Senin (12/10/2020).

 

Perawat di Puskesmas Madello sempat was-was lantaran telah merawat pasien penderita paru-paru dengan gejala sesak napas.

Setelah dirawat sekian hari, hasi swab testnya menunjukkan pasien tersebut positif Covid-19. Beruntung setelah dilakukan swab test kepada 20 orang perawat dan staf yang sempat kontak, mereka dinyatakan negatif Covid-19.

Sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan di seluruh puskesmas pun sudah dilakukan.

 

Penulis : Achmad Afandy
#Satgas Covid-19 #barru