RAKYATKU.COM - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyambut kehadiran pengurus Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Adpertisi).
Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, pertemuan itu digelar secara terbatas. Tetap menggunakan masker. Mereka diterima di rumah jabatan wakil gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Senin (5/10/2020).
Ketua Adpertisi, Buyung menyampaikan maksud dan tujuan berkunjung ini untuk sowan kepada wagub Sulsel. Mengingat Adpertisi berkantor pusat di Kota Makassar.
Baca Juga : Sinergi Kebijakan dan Akses Modal Mendorong UMKM Sulsel Naik Kelas melalui KKSS dan DigiFest 2026
Dalam kesempatan itu pula, Buyung memperkenalkan rekan-rekan pengurus yang mendampinginya.
Ia pun menyampaikan rencana silaturahmi nasional (Silatnas) Adpertisi tahun 2020. Salah satu agendanya yakni webinar.

Baca Juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BI Sulsel dan Pemprov Pacu Daya Saing Wastra Heritage Market 2026
"Kami meminta kesediaan bapak Wakil Gubernur Sulawesi Selatan untuk hadir dalam seminar (webinar) kami," ujarnya.
Hadirnya Adpertisi bertujuan untuk mewadahi PTS dalam bergerak bersama. Utamanya pada aktivitas-aktivitas yang berdasar pada Tri Dharma Perguruan Tinggi dan menilai kinerja para dosen.
Ia pun memaparkan beberapa kegiatan-kegiatan Adpertisi. Di antaranya pengabdian pada masyarakat di Kabupaten Takalar, penanganan masalah kesehatan dan lainnya.
Baca Juga : Raih Progres 25 Persen, PT Bumi Karsa Dapat Apresiasi DPRD Sulsel untuk Proyek MYP Paket 3
Sementara Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyambut baik kegiatan-kegiatan Adpertisi. Terlebih yang menyangkut tujuan ke masyarakat.
Ia pun menyampaikan ke Adpertisi untuk selalu menghubunginya kapan saja, jika ada hal yang ingin didiskusikan.
Wagub menyarankan agar Adpertisi membuat kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat. Misalnya pameran atau pasar-pasar UMKM-UMKM untuk masyarakat.
Baca Juga : Ketua KIMA Shooting Club Jalin Silaturahmi dengan UNITAMA Makassar
"Lakukan pendampingan untuk pelaku-pelaku UMKM rumah tangga," ujarnya.
