Selasa, 29 September 2020 10:02

Kekeringan, 250 Perempuan Belah Bukit Selama 18 Bulan demi Alirkan Air ke Kampung Mereka

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Perempuan India membelah bukit demi mengalirkan air ke kampung mereka. (FOTO: ANI)
Perempuan India membelah bukit demi mengalirkan air ke kampung mereka. (FOTO: ANI)

Tanpa teknologi atau mesin modern, para perempuan itu berhasil mengalirkan air ke kolam penampungan di desa mereka.

RAKYATKU.COM - Membelah bukit sepanjang 500 meter? Selama 18 bulan? Bayangkan pekerjaan ini dilakukan oleh perempuan. Memakai dengan alat seadanya.

Bukan dongeng. Ini kenyataan di sebuah desa terpencil Angrotha di negara bagian Madhya Pradesh, India.

Sekelompok wanita yang terdiri 250 orang membelah bukit selama 18 bulan untuk mendapatkan air bersih.

Baca Juga : 

Tanpa teknologi atau mesin modern, para perempuan itu berhasil mengalirkan air ke kolam penampungan di desa mereka.

"Kami telah bekerja selama lebih dari 18 bulan untuk menyalurkan air ke desa kami. Biasanya mengalir dengan bebas di hutan dan tidak dapat digunakan. Jadi, para perempuan di desa membentuk kelompok dan diputuskan untuk memotong bukit sepanjang sekitar setengah kilometer dan memberi jalan agar airnya menuju ke kolam di desa," kata Babita Rajput, salah seorang warga, seperti dikutip dari ANI.

"Kami melakukan ini untuk kami sendiri. Kami kekurangan air di sini. Kami tidak dapat bertani. Ternak kami juga menderita," Vivitabai Adivasi, penduduk lainnya.

Pengguna media sosial memuji para wanita tersebut. Beberapa di antaranya mempertanyakan mengapa pemerintah gagal menyediakan infrastruktur yang tepat bagi penduduk desa.

"Pekerjaan ini seharusnya dilakukan oleh (pemerintah). Mengapa perempuan yang harus melakukan ini? Mengapa pemerintah tidak melakukannya? Mengapa mereka tidak menggunakan sumber daya mereka untuk mengembangkan infrastruktur dasar bagi masyarakat? Air merupakan kebutuhan dasar warga. Jika Anda mengambil suara dari orang-orang, maka selesaikan masalah mereka juga," cuit pemilik akun Twitter, @deepadoc.

 

#India #kekeringan #perempuan