Kamis, 24 September 2020 22:07

Suami Beli Tanah di Bulan Sebagai Hadiah Pernikahan untuk Istri

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi Pria Yang Membelikan Sebidang Tanah Di Bulan Sebagai Hadiah Pernikahan Untuk Istrinya (Foto: Dialogue Pakistan/via World Of Buzz)
Ilustrasi Pria Yang Membelikan Sebidang Tanah Di Bulan Sebagai Hadiah Pernikahan Untuk Istrinya (Foto: Dialogue Pakistan/via World Of Buzz)

Baru-baru ini Sohaib menghebohkan warganet di Pakistan karena tindakan romantis yang ia hadiahkan kepada istrinya.

RAKYATKU.COM - Seorang pria bernama lengkap Sohaib Ahmed dari Pakistan, mengungkapkan cinta ‘Love You To the Moon’ bukan hanya sekadar kiasan atau trik menggombal ke pasangannya.

Baru-baru ini Sohaib menghebohkan warganet di Pakistan karena tindakan romantis yang ia hadiahkan kepada istrinya.

Pria asal Rawalpindi, Pakistan itu membeli sebidang tanah di bulan untuk istrinya sebagai hadiah pernikahan. Kabarnya, tanah di bulan itu diberikan sebagai hadiah hari jadi pernikahan mereka berdua.

Baca Juga : 

Sohaib membeli sebidang tanah di bulan tersebut dengan harga US$ 45 atau sekitar Rp 668 ribu. Tentu bukan harga yang bisa dibilang mahal. Ia membelinya melalui Lunar Settlement Initiative (LSI).

Supaya klaim tanah tersebut mendapat pengakuan dan sertifikasi secara hukum, Sohaib harus melakukan suatu hal yang sulit dilakukan.

Sohaib harus mendirikan sebuah bangunan di tanah tersebut secara permanen sebagai bukti adanya aktivitas manusia yang berada di daerah tersebut.

Mungkin Sahabat Dream bertanya-tanya mengenai apa yang bisa dilakukan dengan sebidang tanah yang lokasinya di bulan. Jawabannya adalah kamu bisa melakukan apapun dengan tanah tersebut. Asalkan masih diperbolehkan dan sudah diatur secara hukum.

“ Pemilik properti berhak untuk menghuni dan mengembangkan properti mereka dengan cara apapun, tunduk pada undang-undang ataupun undang-undang yang mungkin ditetapkan oleh pemerintah Luna yang berdaulat dan independen, Hal ini bisa dipilih dan dilakukan secara bebas oleh warganya,” bunyi pernyataan resmi LSI melalui laman website miliknya.

Adapun kebutuhan untuk membangun pemukiman, itu bisa berupa bangunan semi permanen untk tempat tinggal, kendaraan bergerak atau rakitan ke fasilitas permanen untuk penelitian, konstruksi pertambangan, tempat tinggal penduduk, akomodasi wisata, dan emplassemen strategis.

Akan tetapi sertifikasi yang dimiliki Sohaib ini bukanlah sebuah kepemilikan yang legal.

Berdasarkan perjanjian internasional, semua elemen warisan bersama umat manusia (baik budaya maupun alam) termasuk luar angkasa, harus menjadi kepercayaan untuk generasi mendatang. Dengan demikian tidak boleh dimiliki oleh warga negara manapun.

sumber: dream.co.id

#viral #Unik #aneh