Selasa, 22 September 2020 20:32

Perempuan Terduga Pengirim Racun Tanpa Penawar ke Donald Trump Ditangkap

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Donald Trump. (Foto: Business Insider)
Donald Trump. (Foto: Business Insider)

Perempuan itu belum ditetapkan sebagai tersangka walaupun hal itu, menurut Kejaksaan Washington, hanya masalah waktu saja.

RAKYATKU.COM - Pelaku yang diduga mengirim surat beracun ke Donald Trump telah ditangkap.

Dikutip dari CNN, Selasa (22/9/2020), terduga yang merupakan perempuan ditangkap di perbatasan Amerika saat mencoba masuk ke negara bagian New York dari Kanada. Adapun saat ditangkap, perempuan itu tengah membawa senjata api.

Perempuan itu belum ditetapkan sebagai tersangka walaupun hal itu, menurut Kejaksaan Washington, hanya masalah waktu saja.

Baca Juga : Gelombang Panas Suhu Tertinggi Sepanjang Masa, Banyak Korban Jiwa Berjatuhan di AS

Diberitakan sebelumnya, pada pekan lalu, aparat AS berhasil mencegah surat berisi racun risin yang dikirimkan ke Presiden Amerika Donald Trump.

Ketika ditelusuri, surat tersebut diyakini dikirim dari Kanada sehingga aparat kemudian memfokuskan pencarian pelaku di sana.

 

Salah seorang investigator, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan kepada bahwa surat racun Risin itu dikirim dari St. Hubert, Quebec, Kanada.

Baca Juga : Pelanggan Berikan Tip Rp230 Juta di Tagihan yang Hanya Rp550 ribu, Alasannya Bikin Haru

Adapun risin di dalam paket tersebut sudah digiling ketika ditemukan. Sebanyak 500 micogram dari racun risin itu cukup untuk membunuh satu orang dewasa.

Sponsored by MGID

Kepolisian Kanada belum mau berkomentar atas penangkapan yang terjadi. Mereka hanya bisa mengatakan bahwa mereka bekerjasama dengan FBI untuk proses investigasi terkait.  "Kami tidak dalam posisi diperbolehkan untuk berkomentar," ujar mereka.

FBI, secara terpisah, menyatakan bahwa investigasi masih berjalan setelah penangkapan dilakukan.

Baca Juga : Ratusan Orang Belum Ditemukan di Apartemen Ambruk di AS, Anjing Pelacak dan Drone Diterjunkan

Sebagai racun yang diperoleh dari biji jarak, risin dapat digunakan secara sengaja untuk menjadikannya senjata biologis. Racun ini belum ada belum ada penawar.

Dengan paparan risin dalam jumlah yang sangat sedikit saja, dibutuhkan 36 jam sampai 72 jam hingga waktu kematian.

Sumber: Reuters, CNN

Sponsored by advertnative
 
#Donald Trump #Amerika Serikat