Kamis, 17 September 2020 15:36

Pemkot Parepare Lakukan Rapid Test Massal Warga

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pemkot Parepare Lakukan Rapid Test Massal Warga

Lonjakan kasus Positif di Kota Parepare yang terjadi beberapa pekan ini, membuat Pemerintah Kota Parepare bergerak massif dengan melakukan rapid Test massal di semua Kelurahan yang ada di Kota Parepare.

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Lonjakan kasus Positif di Kota Parepare yang terjadi beberapa pekan ini, membuat Pemerintah Kota Parepare bergerak massif dengan melakukan rapid Test massal di semua Kelurahan yang ada di Kota Parepare.

Walikota Parepare HM Taufan Pawe turun memantau pelaksanaan Rapid test massal untuk kalangan masyarakat, yang dimulai di Kelurahan Lapadde Kecamatan Ujung, dan selanjutnya memantau di Kelurahan Watang Soreang Kecamatan Soreang, dan kemudian memantau di Kantor Gabungan Dinas, Swalayan Cahaya Ujung, Kelurahan Lumpue, dan Hotel Bukit Kenari, dan berakhir di Kelurahan Lompoe, diikuti oleh beberapa SKPD, Kamis (17/9/2020).

Taufan menjelaskan, Langkah-langkah Pemerintah untuk menangani Covid-19 secara terintegrasi dengan Tim gugus tugas, dengan TNI/Polri serta elemen lainnya, karena Pemerintah harap Kota Parepare keluar dari kondisi Zona merah.

Baca Juga : 

“Sebenarnya yang harus dipahami pemerintah dan tim gugus tugas tidak bisa dipisahkan. Saya harus menyampaikan bahwa apa yag kami lakukan hari ini berupa pencanangan pemeriksaan rapid test secara massif. Semua komponen-komponen kemasyarakatan kita coba lakukan pemeriksaan secara sampel, baik masyarakat secara umum, dunia usaha, rumah makan, restoran, cafe, dan semua karyawan-karyawan kita ambil sampel, Minimal 5 orang,”Jelas Taufan.

Lebih lanjut Taufan mengatakan, bahwa pencanangan Rapid Test ini juga untuk menerjemahkan keprihatinan Bapak Presiden RI Jokowi, bahwa Kluster yang paling menonjol setelah dilakukan penelitian dan pengkajian adalah Kluster Perkantoran.

“Nah perkantoran ini bukan hanya jajaran eksekutif, tapi kita akan masuk ke legislatif, instansi vertikal, BUMN, BUMD, pasar-pasar akan kita sisir. Dengan maksud kebijakan ini, kami berusaha untuk selalu mencari variabel. Para pasien-pasien yang terkonfirmasi, baik yang diisolasi di rumah sakit maupun yang dirujuk ke makassar, begitupun juga yang diisolasi mandiri,”ulasnya.

Pada kegiatan ini, tambahnya, juga mencanangkan Jumat Peduli Plus untuk lebih mengoptimalisasikan pelayanan Call Center 112.

Dalam pemeriksaan rapid test massal ini, petugas tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai APD lengkap.

Penulis : Hasrul Nawir
#Pemkot Parepare