Rabu, 16 September 2020 20:46

Psikiater Pastikan Penusuk Syekh Ali Jaber Tidak Gila, Mengaku Gelisah saat Dengar Ceramah

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Psikiater Pastikan Penusuk Syekh Ali Jaber Tidak Gila, Mengaku Gelisah saat Dengar Ceramah

Kepada polisi, Alfin Andrian mengaku gelisah dan tertekan saat mendengar suara dakwah Syekh Ali Jaber yang terdengar sampai di rumahnya.

RAKYATKU.COM - Asumsi pertama terbantahkan. Pria penusuk Syekh Ali Jaber ternyata bukan orang gila. Itu kesimpulan psikiater yang memeriksanya.

"Tersangka bisa menjawab pertanyaan dari psikiater. Jadi tersangka ini masih sadar," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Rabu (16/9/2020).

Sebelumnya, tak lama setelah kejadian, polisi menyampaikan asumsi awal bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Informasi itu hasil pengakuan dari keluarga pelaku.

Baca Juga : 

Orang tua pelaku bahkan sempat menyatakan bahwa Alfin Andrian sudah mengalami gangguan jiwa sejak empat tahun lalu. Namun, postingan media sosial membantah pernyataan itu.

Pengakuan Alfin juga membantah asumsi itu. Kepada polisi, dia mengaku gelisah dan tertekan saat mendengar suara dakwah Syekh Ali Jaber yang terdengar sampai di rumahnya.

AA kemudian datang ke lokasi acara dan menusuk dai berdarah Arab tersebut.

Meski demikian, kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Sejauh ini, setidaknya sudah 13 orang yang diperiksa.

Penusukan tersebut terjadi saat Syekh Ali Jaber menghadiri wisuda tahfidz Al-Qur'an di Masjid Falahudin, Lampung pada Minggu sore (13/9/2020).

Saat sang ulama berada di atas panggung, secara tiba-tiba seorang pria yang diketahui bernama Alfin Andrian berlari dan menusuk Syekh Ali Jaber dengan sebilah pisau dapur.

Beruntung, Syekh Ali Jaber refleks menghindar sehingga pisau itu hanya mengenai lengan atas.

#syekh ali jaber