Rabu, 02 September 2020 19:02

4 Ketua PAC PDIP di Medan Dicopot karena Menolak Dukung Menantu Jokowi

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Foto: kompas.com
Foto: kompas.com

PDIP sudah resmi mengusung Bobby berpasangan dengan kader Partai Gerindra, Aulia Rahman, sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Medan 2020-2025.

RAKYATKU.COM - PDIP mencopot empat ketua pimpinan anak cabang (PAC) PDIP, yang menolak mengikuti kebijakan partai untuk mendukung menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution, di Pilkada Kota Medan. Mereka juga direkomendasikan untuk dipecat dari keanggotaan.

Empat orang yang dicopot dari posisi ketua PAC, yakni Gumana Lubis dari Medan Johor, Tumpal Sitanggang dari Medan Perjuangan, Suhardian dari Medan Area, dan Muda Prana Sinuraya dari Medan Selayang. Mereka diganti dengan kader yang lain.

"Sebagai gantinya ditunjuk Plt (pelaksana tugas) ketua PAC," kata Ketua DPC PDIP Kota Medan Hasyim di Medan dikutip dari liputan6.com, Selasa (1/9/2020).

Baca Juga : 

Hasyim mengatakan, pihaknya juga telah merekomendasikan pemecatan keanggotaan ke-4 kader itu ke DPP. Jika rekomendasi diterima, mereka diingatkan untuk tidak lagi membawa-bawa nama PDIP.

"Apabila terjadi, kami akan keberatan dan lapor ke polisi untuk diproses hukum," sebut Hasyim.

Sebelumnya, PDIP sudah resmi mengusung Bobby berpasangan dengan kader Partai Gerindra, Aulia Rahman, sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Medan 2020-2025.

Surat rekomendasi dukungan diserahkan di Kantor DPD PDIP Sumut, Jalan Djamin Ginting, Medan, Selasa (11/8/2020). Namun, keempat ketua PAC menyatakan menolak mendukung pasangan itu.

Bobby-Aulia kemungkinan akan berhadapan dengan Akhyar Nasution, mantan kader PDIP yang sudah mendapat dukungan untuk menjadi bakal calon wali kota Medan dari Partai Demokrat. Plt Wali Kota Medan ini diperkirakan akan berpasangan Salman Alfarisi, wakil Ketua DPRD Medan dari PKS.

#Bobby Nasution