Jumat, 14 Agustus 2020 18:06

Ingin Anak Laki-Laki, Ayah Buang Bayi Perempuannya dengan Tali Pusar yang Masih Utuh

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Seorang Ayah Membuang Bayi (Foto: Qiaotou Police)
Seorang Ayah Membuang Bayi (Foto: Qiaotou Police)

Anak laki-laki menurutnya lebih dihargai karena mampu melanjutkan nama keluarga.

 

RAKYATKU.COM - Seorang bayi perempuan dengan tali pusar yang masih utuh, dibuang orangtuanya di samping tempat sampah. Aksi itu terekam oleh kamera CCTV di lingkungan itu.

Peristiwa yang terjadi di Dongguan, China ini pun menarik perhatian warga sekitar. Bayi perempuan malang itu dibuang karena orangtuanya menginginkan seorang anak laki-laki.

Baca Juga : 

Polisi Dongguan pun merilis pernyataan melalui platform media sosial China, WeChat. Mereka mengonfirmasi bahwa kepolisian telah berhasil mengindentifikasi pria tersebut.

“Diketahui bahwa pada pukul 01.00 waktu setempat, tanggal 29 Juli 2020, Li (21 tahun) melahirkan bayi perempuan di rumah kontrakan mereka, dan ia berdiskusi bersama suamianya, Zhang (24 tahun) untuk membuang bayi perempuan mereka, karena tidak ingin memiliki anak perempuan lagi. Dan mereka sepakat untuk membuangnya ke tempat sampah di Komunitas Dazhou,” tulis pihak kepolisan dikutip dari dream.co.id.

Setelah Zhang dan Li di introgasi, keduanya pun mengakui perbuatannya. Karena telah melakukan tindakan kejahatan.

Mereka mengatakan bahwa mereka memilih untuk membuang bayi mereka karena tidak mampu membesarkan ketiga anaknya sekaligus.

Keduanya pun ditahan atas tuduhan penelantaran anak. Zhang sendiri telah ditahan, sementara Li sudah dibebaskan dengan jaminan hingga persidangan digelar.

Di dalam kultur masyarakat Tionghoa, anak laki-laki lebih dihargai. Karena mereka dianggap meneruskan nama keluarga. Jumlah laki-laki di sana terbilang cukup sedikit.

Khususnya di Dongguan, jumlah wanita melebihi jumlah laki-laki. Sehinga banyak dari para lekaki memiliki lebih dari satu orang kekasih. Dan hal itu merupakan hal yang wajar.

Pusat industri di Tiongkok Selatan dipenuhi para pekerja pabrik wanita. Dan banyak dari mereka yang membiayai pengeluaran pasangan lelakinya. Dengan tujuan untuk mempertahankan hubungan mereka.

Seorang lelaki lokal bernama Li Bin mengaku memiliki tiga pacar yang kesemuanya bekerja di pabrik.

“Mereka semua saling kenal. Dan mereka saling setuju untuk berbagi kekasih,” ungkap Li Bin.

#viral