Jumat, 14 Agustus 2020 13:02

Cerita Video Call Joe Biden yang Akhirnya Membawa Kamala Harris Jadi Cawapres

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Foto: Adam for President.
Foto: Adam for President.

Karena sulit bagi Joe Biden menemui kesebelas kandidat itu satu per satu, akhirnya dia memutuskan menggunakan metode video call.

RAKYATKU.COM - Joe Biden dan Kamala Harris perdana tampil bersama sebagai pasangan capres dan cawapres Amerika Serikat, Rabu (12/8/2020) waktu setempat.

Pada kesempatan itu banyak hal yang terungkap. Mulai dari alasan kenapa maju bersama hingga kritik terhadap pemerintahan Presiden AS, Donald Trump.

Ternyata, Kamala Harris yang pada akhirnya menjadi cawapres Joe Biden berawal dari video call. Dikutip CNN, Jumat (14/8/2020), Joe Biden mewawancarai Kamala Harris beberapa kali via video call untuk menyakinkan dirinya adalah figur tepat.

Baca Juga : Dibuka Presiden Amerika Joe Biden, Danny Wakili Indonesia Pada Forum Demokrasi Internasional

Sebelum ditetapkan sebagai cawapres, Kamala Harris adalah satu dari 11 kandidat yang diseleksi Joe Biden beberapa pekan terakhir.

Karena sulit bagi Joe Biden menemui kesebelas kandidat itu satu per satu, akhirnya dia memutuskan menggunakan metode video call.

 

Menurut pengakuan sejumlah orang di sekitar Joe Biden, Kamala Harris tidak pernah benar-benar muncul sebagai kandidat yang menonjol.

Baca Juga : Hasil Penelitian Ungkap Covid-19 Sudah Ada di China Sejak Oktober 2019

Makanya, mereka kaget ketika mengetahui Joe Biden condong ke perempuan berdarah Afrika-India tersebut.

Sponsored by MGID

Ternyata, Joe Biden tidak hanya sekadar melihat kompetensi, tetapi juga familiarity. Apalagi, Kamala Harris berteman dengan mendiang anak Joe Biden, Beau.

"Biden merasa familiar dengan senator California itu karena keduanya sempat berjuang bersama di proses primary (seleksi kandidat) juga. Ketika keduanya bertemu secara virtual, keduanya langsung merasakan keterikatan," ujar seorang sumber.

Baca Juga : Presiden AS Joe Biden Bagi-bagi 55 Juta Vaksin Covid-19, Indonesia Ikut Kebagian

Lewat beberapa pertemuan virtual dengan Kamala Harris, Joe Biden makin mantap dengan pilihannya.

Latar belakang minoritas, rekam jejak, serta pengalaman Kamala Harris mengikuti kampanye nasional menjadi nilai lebih di matanya.

Hal itu diperkuat lobi dari simpatisan Kamala Harris yang berusaha menjaga nama baiknya. Sebagaimana diketahui, Kamala sempat menyebut Joe Biden seorang rasis.

Baca Juga : Biden Bakal Sumbang 500 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke 90 Negara

"Jika kita ingin melewati krisis Amerika saat ini, kita perlu bersatu dan bergotong royong. Kamala memahami hal tersebut," ujar Joe Biden menegaskan pilihannya.

Keputusan Joe Biden disampaikan kepada Kamala Harris lagi-lagi via video call. Hal itu dilakukan kurang lebih 90 menit sebelum pengumuman pada hari Selasa lalu.

Keputusan itu disampaikan dalam bentuk pertanyaan kepada Kamala Harris, "Apakah kamu siap bekerja? Apakah jawabannya Ya?".

Baca Juga : Selain Uang Tunai dan Cuti Berbayar, Joe Biden Siapkan Hadiah Bir Gratis untuk Warga yang Mau Divaksin

Kamala Harris menjawab, "Jawabannya jelas 'ya', saya siap untuk mulai bekerja denganmu, untukmu. Saya merasa sangat terhormat," ujar Kamala Harris.

Sumber: CNN

Sponsored by advertnative
 
#Kamala Harris #Joe BIden #Pilpres AS