Rabu, 12 Agustus 2020 20:31

Tiga Bocah Tewas di Kolam Regulasi Nipa-Nipa, Begini Respons BBWS Pompengan-Jeneberang

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Tiga Bocah Tewas di Kolam Regulasi Nipa-Nipa, Begini Respons BBWS Pompengan-Jeneberang

Agar kejadian tak terulang, BBWSPJ akan lebih memperketat penjagaan di area waduk.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Penjagaan di Kolam Regulasi Nipa-Nipa akan diperketat. Menyusul tewasnya tiga bocah saat berenang, Rabu (12/8/2020).

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ), Adenan Rasyid mengatakan kejadian ini sangat memprihatinkan.

"Saya pribadi dan atas nama BBWSPJ mengucapkan turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Aamiin," kata Adenan.

Baca Juga : 

Agar kejadian tak terulang, pihaknya akan lebih memperketat penjagaan di area waduk.

Menurutnya, sebenarnya di waduk tersebut sudah ada tanda larang bahwa tidak boleh ada aktivitas berenang.

"Ke depan akan kita perketat lagi. Misalnya pagar rapat. Ke depan akan kita evaluasi lagi," katanya kepada Rakyatku.com.

Kabid OP BBWSPJ, Rini Harun menyebut bahwa sejak waduk difungsikan, petugas selalu melarang orang untuk berenang.

"Saya dapat info kalau petugas selalu melarang anak-anak bermain sekitar waduk, tapi kali ini tidak terpantau karena jauh di hulu sehingga tidak terpantau CCTV. Apalagi kalau anak kecil," akunya.

Kolam Regulasi Nipa-Nipa memiliki luas 84 hektare. Mampu menampung air 3,5 juta meter kubik. Kolam regulasi ini dibangun untuk mengatasi banjir di Makassar, Maros, dan Gowa.

Sebelumnya diberitakan, tiga bocah tewas tenggelam. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 wita. Ketiga bocah itu sedang berenang sambil bertelanjang bulat.

Mereka adalah warga Dusun Ba'do-Ba'do, Desa Je'nemadingin, Kecamatan Pattallassang, Gowa. Mereka berenang di kolam yang masuk wilayah Dusun Embun.

Bocah yang menjadi korban yakni Fajar bin M Tasmin Nuhung (9), siswa kelas 3 SD. Lalu, Angga bin Agus (9), siswa kelas 1 SD, dan Resky bin Nursalam (9), siswa kelas 3 SD.

Ketiganya bertetangga. Para korban sudah ada di rumah duka masing-masing.

"Keluarga semua ini kodong. Cucunya Daeng Gassing di Kampung Moncongloe Lappara," ujar Kepala Desa Moncongloe Lappara, Sirajuddin.

Lokasi Waduk Regulasi Nipa-Nipa persis berada di perbatasan tiga daerah, yakni Kelurahan Manggala Makassar, Desa Moncongloe Lappara Maros, dan Pattalassang Gowa.

Hampir setiap hari, waduk ini jadi lokasi rekreasi warga. Di sana ada taman bunga dan tempat duduk untuk bersantai.

#kolam regulasi nipa-nipa #Bocah Tenggelam