Kamis, 06 Agustus 2020 17:10

RS Mengeluh BPJS Telat Bayar Utang, DPRD Sulsel: Semoga Lebih Baik Lagi dalam Jalankan Tugas

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Rusdin Tabi.
Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Rusdin Tabi.

Terkhusus kendala yang disampaikan oleh Direktur RS Labuang Baji, Andi Mappatoba, tentang realisasi pendapatan pada 2019, pihak BPJS kesulitan menghimpun dana sehingga berdampak pada pihak rumah sakit.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel dari Komisi E menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2019, Kamis (6/8/2020). Rapat berlangsung di ruang rapat Komisi E lantai 7 gedung tower DPRD Sulsel.

Rapat yang juga dihadiri oleh pihak Rumah Sakit dan UPTD yang dikelola Pemprov Sulsel, yakni RS Khusus Daerah (Dadi), RS Gigi dan Mulut, RS Haji Makassar, RS Labuang Baji, RSIA Pertiwi, RSIA Fatimah, RS Sayang Rakyat, UPTD Pelatihan Kesehatan, dan UPTD Transfusi Darah untuk melaporkan realisasi pendapatan pada 2019.

Dalam rapat, disebutkan adanya beberapa kendala tentang pendapatan dan realisasi pada 2019 dari keseluruhan RS dan UPTD dan salah satunya tentang BPJS.

Baca Juga : 

Terkhusus kendala yang disampaikan oleh Direktur RS Labuang Baji, Andi Mappatoba, tentang realisasi pendapatan pada 2019, pihak BPJS kesulitan menghimpun dana sehingga berdampak pada pihak rumah sakit.

"Memang di tahun 2019 ada masalah besar oleh pihak BPJS. Sehingga kesulitan menghimpun dana, akhirnya berdampak pada pihak rumah sakit yang di mana utang BPJS tidak terbayarkan sampai 31 Desember 2019. Tapi alhamdulillah memasuki bulan Januari sampai dengan Juli utang BPJS sudah terbayar. Jadi kita tidak bisa berbuat apa-apa karena pihak BPJS sudah punya uang untuk membayarnya. Tapi alhamdulillah itu tidak menjadi masalah," beber Andi Mappatoba.

Dengan kendala yang pernah dihadapi tersebut, pihaknya berharap tidak terjadi lagi di masa mendatang. Dengan demikian, semua akan berjalan sesuai dengan semestinya.

"Harapannya ke depan semoga pihak BPJS bisa lancar terus pembayarannya," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Rusdin Tabi, menyampaikan harapannya kepada pihak rumah sakit dan semua undangan untuk terus memperbaiki kinerja. Dia berpesan agar bersungnguh-singgah dalam menjalankan tugas demi kemakmuran masyarakat yang ada di Sulsel.

"Semoga tahun ini dan tahun depan bisa lebih baik lagi dalam melaksanakan tugas-tugasnya," katanya.

Penulis : Syukur
#bpjs kesehatan #dprd sulsel