RAKYATKU.COM - Status positif Covid-19 kerap dimanfaatkan sebagai senjata. Seperti yang dilakukan koki yang menjadi tersangka kasus percobaan pembunuhan.
Pasien sedang dirawat karena Covid-19 di sebuah rumah sakit di kota Bengaluru, India. Dia melarikan diri. Tersangka berusia 30 tahun itu mengancam akan menginfeksi siapa pun yang mencoba menangkapnya.
Pengguna Twitter membagikan video tersangka yang melarikan diri dari rumah sakit ketika petugas keamanan dan staf mencoba mengikutinya.
Pada Rabu pagi (24/6/2020), kepanikan mencengkeram Pusat Perawatan Trauma Covid-19 Rumah Sakit Victoria, ketika lelaki itu melarikan diri.
Menurut staf, insiden itu terjadi sekitar pukul 10.20 pagi. Tersangka, yang belum disebutkan namanya, dilaporkan dibawa untuk menjalani rontgen rutin.
Dia meludahi personel keamanan dan petugas lainnya yang menjaga bangsal. Dia berhasil melarikan diri melalui pintu keluar Rumah Sakit Vani Vilas, yang berada di kompleks yang sama.
"Pagi-pagi biasanya sangat sibuk dengan semua jenis kegiatan yang terjadi seperti pembersihan, pengobatan pasien Covid-19, dan pasien yang dipulangkan. Dalam kebingungan, tahanan melompat ke lift terbuka dan menuju ke lantai dasar," ungkap dr Asima Banu dari Trauma Care Center seperti dikutip dari deccanherald.com.
Bizarre incident in #Bengaluru: ????
— Rakesh Prakash (@rakeshprakash1) June 24, 2020
A 30-yr-old #Covid+ve man, charged with attempt to murder, escaped from Victoria hospital. Reason: He was missing liquor!
He was nabbed 7 hours later. @WFRising @NammaBengaluroo @surnell @Karthik1423 @sandeeprrao1991 @tinucherian pic.twitter.com/Th2iwwgJet
Di lantai dasar, tahanan mendatangi dua penjaga keamanan. Dilaporkan, dia memperingatkan para penjaga bahwa dia positif Covid-19. Dia kemudian meludahi mereka. Kedua penjaga mengenakan alat pelindung diri (APD) dan mencoba menahannya.
Terpidana menerobos, dan bergegas menuju gerbang masuk sekunder. Penjaga lain mencoba menghentikannya, tetapi gagal.
Setelah melarikan diri, tersangka menuju rumah kerabat yang berjarak sekitar 9,5 kilometer jauhnya. Namun, rumah itu ditutup karena keluarga telah dipindahkan ke pusat karantina, menjadi kontak utama.
Dia akhirnya ditangkap pada pukul 18.15. Dia ditemukan berkeliaran di dekat sebuah bar hampir 9 km jauhnya dari rumah kerabat. Tersangka melakukan perjalanan 18 km dari rumah sakit.
Tersangka, seorang koki di Shivajinagar. Awalnya, dia ditahan polisi atas tuduhan percobaan pembunuhan pada hari Senin. Dia diduga telah menikam seseorang dari Bihar saat bertengkar.
Pada hari Selasa, dia terkonfirmasi Covid-19 setelah menjalani tes. Sejak itu, 20 personel polisi telah dikarantina karena sempat kontak dengan tersangka saat penangkapan.
