RAKYATKU.COM - Hati Ankur Sharma berbunga-bunga. Dia menemukan "wanita impiannya" di sebuah situs perjodohan. Dia malah kena tipu Rs1.682.222 atau sekitar Rp315,5 juta.
Profesional perangkat lunak berusia 31 tahun itu mengadu ke kantor polisi Whitefield di Kota Bengaluru, India, kemarin.
Wanita itu, Kiara Sharma, meminjam uang selama tujuh bulan terakhir. Belakangan, dia membatalkan rencana pernikahan. Tak hanya itu, dia juga enggan membayar kembali uang yang telah dia pinjam.
Ankur Sharma bercerita kepada polisi bahwa pada Oktober 2019, ia menemukan Kiara Sharma di situs web perkawinan.
Mereka secara bertahap terikat, dan kemudian memutuskan untuk menikah. Mereka sering berbicara melalui telepon.
Pada beberapa kesempatan, Kiara meminta bantuan keuangan kepada Ankur. Alasannya, dia sedang menghadapi masalah keuangan.
Karena mereka sepakat untuk menikah satu sama lain, Ankur tidak keberatan membantunya dengan uang yang kadang-kadang dibutuhkannya.
Dikutip dari surat kabar regional Bangalore Mirror, polisi yang menyelidiki kasus itu mengatakan, keduanya bertemu satu sama lain beberapa kali. Ankur percaya bahwa wanita itu serius akan menikah dengannya.
Ketika gajinya ditunda dan karena berbagai alasan lain, ia meminjamkan uangnya. Selain itu, karena dia telah bertemu langsung dengannya, dia percaya bahwa itu bukan profil palsu.
Ankur baru sadar setelah Kiara mulai menghindarinya. Dia mengaku tidak mau menikah dengannya sekarang.
Ankur pun memintanya untuk mengembalikan uang yang dia pinjam. Sekarang ini telah mencapai total Rs1.682.222 atau lebih Rp300 juta.
Rupanya, Kiara tidak merespons dengan baik, dan tidak setuju untuk mengembalikan uang itu. Dia tidak lagi mau mengangkat telepon Ankur.
Hingga saat ini, keberadaan Kiara belum terdeteksi. Polisi masih melakukan beragam cara untuk melacaknya.
Laporan mengatakan bahwa setelah India dikunci pada 25 Maret, situs web perjodohan di negara itu ramai pendaftar. Tidak tanggung-tanggung, kenaikannya hingga 30 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
