Selasa, 16 Juni 2020 17:50

Kepala DPPKB Palopo Ajak PLKB dan KKB Jaga Kekompakan

Mulyadi Abdillah
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palopo, Farid Kasim Judas saat menyerahkan buku rekening kepada PLKB dan KKB se Kecamatan Bara.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palopo, Farid Kasim Judas saat menyerahkan buku rekening kepada PLKB dan KKB se Kecamatan Bara.

Pertemuan itu dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis buku rekening kepada PLKB dan KKB se Kecamatan Bara.

RAKYATKU.COM, PALOPO - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palopo, Farid Kasim Judas mengajak Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Kader Keluarga Berencana (KKB) se Kecamatan Bara untuk menjaga kekompakan. 

Hal itu disampaikan usai dalam acara "Pertemuan Program Bangga Kencana", di Aula kantor Kecamatan Bara, pada Selasa, (16/6/2020). Pertemuan itu dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis buku rekening kepada PLKB dan KKB se Kecamatan Bara.

FKJ mengatakan, lirik dari Mars KB sangat penting diresapi. Salah satu penggalan liriknya yakni "Sudah Waktunya Keluarga Berencana".

"Penggalan kata diawal itu, adalah komitmen bersama, mengajak kita untuk introspeksi diri, mengajak kita mengetahui sebenarnya bahwa pemerintah mengajak kita untuk memahami bahwa sudah waktunya membangun sebuah unit kecil. Keluarga adalah salah satu unit kecil yang menjadi perhatian pemerintah. Unit terkecil adalah rumah tangga," papar FKJ.

Dalam acara itu, FKJ datang bersama seluruh kepala bidang DPPKB Kota Palopo. "Saya bawa (kabid) karena kami memang bangun sebuah kolaborasi. Jika saya kerja sendiri, saya tidak akan bisa tapi jika kita kerja bersama hasilnya pasti maksimal," ujarnya. 

"Tidak ada satupun organisasi yang bisa bekerja sendiri personelnya, harus kerjasama kerja bersama," lanjut dia.

FKJ mengakui, persentase yang masih jauh dari target bukanlah sebuah masalah. Ditegaskan, ini hanya belum bertemunya persepsi seluruh stake holder yang bertanggungjawab atas pelaksanan program. 

"Jika sudah kompak semua, sudah berkolaborasi turun ke lapangan, saling mendukung satu sama lain, maka pasti angka ini (target) akan naik grafiknya," kata dia. 

"Dalam melaksanakan program berhenti saling menyalahkan satu sama lain. Jika ada yang menyalahkan, pertanyaannya kemudian adalah apakah kamu sudah benar? Tentu semua orang orang punya kekurangan dan kekeliruan. Yang paling tepat dan harus dilakukan adalah membangun kekompakan, menutupi kekurangan satu sama lain, membangun kerjasama, membangun solidaritas saling bahu membahu. ini yang harus kita lakukan," kuncinya.