Senin, 15 Juni 2020 12:01

Ditolak 4 Rumah Sakit, Wanita Hamil Meninggal di RS Kelima Bersama Anak Kembar yang Dikandungnya

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ditolak 4 Rumah Sakit, Wanita Hamil Meninggal di RS Kelima Bersama Anak Kembar yang Dikandungnya

Stigma tentang virus corona menyebabkan kematian seorang wanita dan bayi kembarnya. 

RAKYATKU.COM - Stigma tentang virus corona menyebabkan kematian seorang wanita dan bayi kembarnya. 

Perempuan itu melahirkan anak kembar pada 9 Juni, di negara bagian India, Uttarakhand. Dua hari kemudian, tepatnya 11 Juni, dia meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi di kota Dehradun. Korban bernama Sudha Saini (24) telah mengalami komplikasi setelah melahirkan. 

Dia akhirnya dirawat di rumah sakit kelima setelah Anggota Majelis Legislatif (MLA) setempat turun tangan.

Suami Sudha, Kamlesh Saini membawanya ke dua rumah sakit pemerintah dan dua rumah sakit swasta. Tetapi mereka semua menolak setelah mengetahui pasien menderita demam tinggi. Dicurigai menderita Covid-19.

Menurut suaminya, pasangan itu harus menghadapi perawatan serupa dua hari sebelum kematiannya selama persalinan di rumah sakit yang dikelola pemerintah. 

Kamlesh membawa Sudha ke fasilitas itu setelah dia menderita sakit perut pada bulan ketujuh.

“Sementara dokter mengatakan dia menderita anemia dan harus diberikan darah, rumah sakit menolak untuk menerimanya. Mereka bahkan tidak memeriksa istri saya dengan baik," tambah Kamlesh.

Sudha kemudian melahirkan anak kembar yang meninggal beberapa jam kemudian dan kesehatannya memburuk. Dia kemudian dibawa ke empat rumah sakit yang berbeda tetapi ditolak.

Insiden tragis itu dibahas secara online ketika tweep menyoroti "stigma" yang dibawa oleh coronavirus. Sementara banyak yang mengkritik keadaan sistem perawatan kesehatan negara di tengah pandemi.

“Mungkin stigma yang terkait dengan Covid-19 adalah nyata dan akan tetap ada. Ini adalah ketakutan akan pandemi yang merenggut nyawa yang bisa dengan mudah diselamatkan. Seorang wanita 24 tahun meninggal bukan dengan Covid tetapi karena stigma yang terkait di sekitarnya," cuit pemilik akun @ tweet2harshit.

"Ini keterlaluan. Wanita 24 tahun yang mengandung anak kembar ditolak empat rumah sakit," imbuh akun @shamolyk.