Sabtu, 13 Juni 2020 14:07

Remaja Bantaeng yang Meninggal Ditemukan Satu Kilometer dari Kampungnya

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kondisi salah satu titik di Bantaeng, Sabtu (13/6/2020).
Kondisi salah satu titik di Bantaeng, Sabtu (13/6/2020).

Intensitas hujan yang cukup tinggi di daerah pegunungan di Kabupaten Bantaeng mengakibatkan terjadinya banjir. 

RAKYATKU.COM - Intensitas hujan yang cukup tinggi di daerah pegunungan di Kabupaten Bantaeng mengakibatkan terjadinya banjir. 

Curah hujan tersebut mengakibatkan air di Sungai Calendu dan Cekdam Balang Sikuyu jebol di sisi kanan. Akibatnya sejumlah wilayah terendam banjir. Termasuk rumah warga, dan beberapa fasilitas umum lainnya.

Tim SAR dari berbagai elemen langsung menuju ke TKP. Khusus dari Basarnar Makassar telah menerjunkan tim sejak Jumat malam.

"Basarnas Makassar telah mengerahkan dua tim ke Jeneponto dan Bantaeng tadi malam," ungkap Hamsidar, Humas Basarnas Makassar, Sabtu (13/6/2020).

"Tim dari Makassar bergerak ke titik longsor di Desa Rumbia Kabupaten Jeneponto. Laporan yang diterima terdapat empat rumah tertimbun," tambahnya.

Basarnas Makassar mendapatkan informasi adanya korban jiwa. Seorang lelaki bernama Haerul Fatta Ampa dengan usia 19 tahun. 

"Warga Kampung Beru, Bantaeng ditemukan meninggal di Be'lang. Sekitar satu kilometer dari Kampung Beru. Tadi malam ditemukan sekira pukul 00.03 wita," jelasnya.