Sabtu, 13 Juni 2020 12:54

Satu Mayat Ditemukan di Pantai Petang Jeneponto, Tiga Warga Dinyatakan Hilang

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Satu Mayat Ditemukan di Pantai Petang Jeneponto, Tiga Warga Dinyatakan Hilang

Satu warga Jeneponto ditemukan tewas di panai. Diduga korban banjir. Tiga lainnya dinyatakan hilang.

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Satu warga Jeneponto ditemukan tewas di pantai. Diduga korban banjir. Tiga lainnya dinyatakan hilang.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto, Mus Mulyadi mengatakan, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian.

Mulyadi bilang, banjir bandang yang menerjang Kecamatan Rumbia mengakibatkan 10 orang mengalami luka-luka.

Sementara rumah panggung yang rusak dan terseret sebanyak 6 buah. Ternak sapi juga dikabarkan hanyut. Ada juga satu unit mobil Toyota Avanza. 

"Warga yang berada di bantaran sungai di Jeneponto diminta tetap waspada. Sebaiknya mengungsi ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari korban jiwa. Apalagi saat ini hujan masih mengguyur Jeneponto," sebutnya.

Sementara satu mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di Pantai Petang, Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke. 

"Saya sementara menuju lokasi penemuan mayat di Kecamatan Arungkeke. Belum diketahui identitasnya, termasuk apakah dia salah satu korban banjir bandang atau bukan. Mayatnya akan kita bawah ke rumah sakit," katanya.

Informasi yang dihimpun dari komandan Satgas SDA Kodim 1425 Jeneponto, kondisi air di Waduk Kareloe 1 sudah turun di level satu meter.  Sedangkan di Kareloe 2 juga sudah turun di level 140 cm.  

Namun warga yang berada di hilir diingatkan agar tetap waspada karena air buangan dari Kareloe terus mengalir ke DAS Munte, Jombe, Sapanang, Lembangloe, Balang, dan Pabiringa.