Selasa, 09 Juni 2020 15:38

Covid-19 Tak Pengaruhi Distribusi Sperma Sapi di Luwu Utara

Mulyadi Abdillah
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Foto: IST
Foto: IST

Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara sudah mendistribusi bibit straw dan N2 cair di tiga kecamatan.

RAKYATKU.COM, LUWU UTARA - Distribusi semen beku (sperma) sapi dalam bentuk bibit straw dan nitrogen (N2) cair tetap berjalan. Hal ini guna menunjang kegiatan inseminasi buatan (IB) yang dilakukan para peternak.

Sperma dan N2 cair sangat dibutuhkan peternak. Terlebih di tengah kondisi yang serba terbatas akibat pandemi covid-19. Untuk itu, keberadaan bibit straw dan N2 cair mutlak dibutuhkan peternak untuk digunakan dalam inseminasi buatan, khususnya bagi peternak yang memiliki sapi yang sedang birahi, sehingga sapinya bunting dan menghasilkan anakan.

Sejauh ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) sudah melakukan pendistribusian bibit straw dan N2 cair di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Tana Lili, Kecamatan Bonebone dan Kecamatan Sukamaju, pada Senin (8/6/2020) kemarin. 

Pendistribusian bibit straw dan N2 cair dilakukan dalam rangka menunjang kegiatan program unggulan Dinas Peternakan, yaitu Inseminasi Buatan atau IB. 

“Distribusi dan penanganan bibit straw yang baik merupakan kunci awal dari suksesnya kegiatan Inseminasi Buatan (IB),” kata Kepala Disnak Keswan melalui Kepala Seksi Perbibitan, Widhi Pranoto.

Selain bibit straw (sperma) dan N2 cair, hal lain yang juga sangat menentukan sukses tidaknya inseminasi buatan adalah penyediaan sarana dan pra sarana. Tak hanya itu, pemahaman petani peternak akan deteksi birahi serta kesehatan dan status reproduksi ternak hingga keterampilan petugas IB juga menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan.