RAKYATKU.COM,BARRU - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barru menanggapi pembukaan kembali Pondok Pesantren DDI Mangkoso dalam menyambut era new normal.
DDI Mangkoso akan menerima kepulangan 3.000 santrinya dari luar daerah pada 16 Juni mendatang. Pasca libur lebaran dan Idulfitri 1441 H.
Para santri ini ada yang berasal dari luar daerah di Sulsel, bahkan dari luar provinsi seperti Papua, Sumatera, dan Kalimantan.
Kepala Kemenag Barru, Safaruddin mendukung keputusan pembukaan DDI Mangkoso sepanjang pihak pesantren menerapakan dengan baik protokol kesehatan Covid-19. Juga melakukan pengawasan yang ketat kepada santri.
Lebih lanjut, Safaruddin menyarankan pengelola Pondok Pesantren DDI Mangkoso agar penerimaan santri dilakukan secara bertahap. Hal itu bertujuan agar menjaga risiko penyebaran Covid-19.
"Kami sudah sampaikan kepada pihak pesantren agar penerimaan gelombang santri dilakukan setiap 14 hari sesuai protokol kesehatan. Misalnya dimulai dari tingkat Aliyah dulu, 14 hari selanjutnya baru ketingkat Tsanawiyah dan seterusnya. Begitupula dengan tahapan penerimaan santri baru, harus dilakukan tiap 14 hari," kata Safaruddin ketika dihubungi, Jumat (5/6/2020).
Selain itu, pihak ponpes harus mengkarantina santri yang pulang pada gelombang kedua dan seterusnya. Agar para santri yang baru datang tidak langsung berbaur dengan kawannya yang lebih dulu ada di dalam.
"Para santri harus selalu diukur suhu tubuhnya sebelum masuk kelas. Mereka wajib cuci tangan dan memakai masker dimanapun berada. Kami menyarankan agar pengelola memperketat pengawasan hal ini. Para santri juga tidak diperkenankan keluar dari area pesantren. Mereka harus tetap berada didalam. Kami juga akan ikut mengawasi," tuturnya.
Pihak Pondok Pesantren DDI Mangkoso sejauh ini sudah mengeluarkan protokol pemulangan santri. Di antaranya wajib melampirkan surat keterangan bebas Covid-19 yang dikeluarkan oleh instansi berwenang di daerah asalnya masing-masing.
Pengantar santri maksimal dua orang, mematuhi protokol kesehatan, dan tidak diizinkan masuk ke asrama santri.
