RAKYATKU.COM,WAJO - Hujan beberapa hari terakhir menyebabkan sungai meluap. Air menggenangi lima kecamatan di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Lima kecamatan tersebut yakni Kecamatan Tempe, Kecamatan Sabbangparu, Kecamatan Tanasitolo, Kecamatan Belawa, dan Kecamatan Pammana.
"Sungai Walenae dan Danau Tempe meluap akibat membeludaknya air kiriman dari dua kabupaten tetangga. Banjir setinggi dua meter lebih ini membuat warga tak bisa beraktivitas seperti biasanya," ungkap Ambo Asse, warga Salomenraleng, Senin (1/6/2020).
Ribuan rumah di lima kecamatan di Kabupaten Wajo, terendam banjir bandang selama sepekan terakhir. Warga terdampak banjir sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah.
Di tengah pandemi Covid-19, warga kini mengalami krisis makanan dan air bersih. Kondisi terparah berada di Kelurahan Laelo dan Salomengralang di Kecamatan Danau Tempe. Air di dua kelurahan tersebut belum surut.
"Masyarakat berharap pemerintah tidak menutup mata. Apalagi korban banjir mulai krisis pangan akibat ekonomi lumpuh total. Meski belum mendapat bantuan, mereka tetap berharap pemerintah segera mendistribusikan bantuan agar bisa tetap bertahan hidup di tengah kepungan bannjir," katanya. (Rakyatku.com/Rasyid)
