Senin, 18 Mei 2020 08:02

Pria Ini Menangis di Pinggir Jalan saat Ditelepon Istri, Dia Akhirnya Tiba Rumah Dibantu Fotografer

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ram Pukar Pandit (FOTO: ATUL YADAV/PTI)
Ram Pukar Pandit (FOTO: ATUL YADAV/PTI)

Pekan lalu, citra kuat seorang pekerja migran di India yang menangis di tepi jalan menangkap perjuangan yang dihadapi kaum miskin. Sekarang, kisah tragis di balik ekspresi pria itu telah muncul.

RAKYATKU.COM - Pekan lalu, citra kuat seorang pekerja migran di India yang menangis di tepi jalan menangkap perjuangan yang dihadapi kaum miskin. Sekarang, kisah tragis di balik ekspresi pria itu telah muncul.

Fotografer Press Trust of India (PTI), Atul Yadav, memotret Ram Pukar Pandit (38). Seorang pekerja migran yang tinggal di Nawada. 

Saat itu, Pandit sedang menerima telepon dari istrinya dari distrik Begusarai di Bihar.

Istrinya memberi tahu bahwa bayi mereka yang berumur satu tahun telah meninggal dunia pada Senin (11/5/2020).

Dalam beberapa pekan terakhir, Atul Yadav memotret banyak migran. Umumnya tidak berdaya.

"Dan jujur ??saya tidak merasa terkejut melihat seorang lelaki dewasa menangis," tulis Atul untuk PTI.

"Ketika ditanya ke mana dia ingin pergi, Pandit hanya mengatakan 'di sana'," lanjut Atul.

Dengan berderai air mata, pria itu menunjuk ke jalan yang membentang melintasi Yamuna dan berkelok-kelok menuju perbatasan Delhi beberapa mil jauhnya. 

Atul akhirnya tahu bahwa pria itu berasal dari Bariarpur di Begusarai di Bihar. Jaraknya hampir 1.200 kilometer dari posisinya saat itu.

Atul menawarinya beberapa biskuit dan air. Juga meminta personel polisi di sekitarnya untuk mengizinkannya menyeberangi perbatasan.

"Mereka enggan, tetapi karena permintaan datang dari seorang media, mereka mengatakan akan memastikan dia sampai di rumah," tulisnya.

Laporan media India sejak itu mengklaim bahwa pada hari Kamis, para pejabat dari distrik East Delhi menurunkannya di Stasiun Kereta Api New Delhi. Pandit lalu naik kereta migran khusus ke Bihar bersama dengan ratusan lainnya.

Kisah Pandit adalah satu dari banyak kisah tentang pekerja migran India yang pulang ke rumah di tengah krisis virus corona. Banyak yang kehilangan nyawa karena kecelakaan, kelaparan, dan musibah lainnya. Dan sepertinya perjuangan mereka belum berakhir.

Pada 16 Mei, gambar pekerja migran lain yang diperkirakan berjalan sejauh 1.200 kilometer. Pria itu mengusung dua anaknya menggunakan keranjang.

Menurut pos itu, buruh itu sedang berjalan dari kota Kurnool, Andhra Pradesh ke negara bagian India Chhattisgarh.