Minggu, 17 Mei 2020 16:02

Diadukan Wanita dalam Kasus Cabul, Tentara Ini Tembak Istri dan 2 Putrinya Sebelum Gantung Diri

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Diduga melontarkan kalimat cabul saat mabuk, Vinod Kumar Yadav mengakhiri hidup dengan cara tragis.

RAKYATKU.COM - Diduga melontarkan kalimat cabul saat mabuk, Vinod Kumar Yadav mengakhiri hidup dengan cara tragis.

Sopir Pasukan Cadangan Pusat (CRPF), India ini menembak mati istri dan dua anaknya dan kemudian bunuh diri dengan menggantung diri di distrik Prayagraj di Uttar Pradesh. 

Insiden itu terjadi pada hari Sabtu di Pusat Kelompok CRPF di Padila di wilayah kerja kantor polisi Tharwai.

"Vinod Kumar Yadav (41) adalah pengemudi Batalyon 224 CRPF. Dia berasal dari daerah Sirsa Meja Tehsil di Prayagraj dan tinggal di Padila bersama keluarganya," ujar ADG Prem Prakash.

Pada hari Sabtu, Yadav pertama kali menembak mati istrinya, Vimla (36). Lalu, putranya yang berusia 14 tahun, Sandeep. Kemudian putrinya yang berusia 12 tahun, Simran. 

"Dia kemudian bunuh diri dengan menggantung diri. Pintu rumah dikunci dari dalam," tambah ADG.

Polisi senior dan pejabat CRPF bergegas ke tempat kejadian perkara.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Yadav dalam kondisi mabuk. Dia kemudian melontarkan kata-kata tidak senonoh kepada seorang wanita.

Wanita yang sudah bersuami itu akhirnya melaporkan perilaku Yadav ke salah seorang pejabat senior. Wakil komandan pusat lalu memanggil Yadav pada Jumat (15/5/2020).

Pada Jumat malam, Yadav mulai bertengkar di rumahnya. Ketika tetangga mencoba melerai, dia memperingatkan mereka untuk menjauh.

Mayat-mayat dikirim untuk pemeriksaan mayat dan kerabat Yadav telah diberi tahu.