RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Wagub Sulsel, Andi Sudirman merespons informasi adanya warga Makassar tidak makan beberapa hari.
Warga tersebut disebut berada di Jalan Kerukunan Barat, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.
Andi Sudirman mendapat informasi itu Minggu malam (10/5/2020). Tak menunggu esok hari, dia langsung berkunjung ke tempat dimaksud.
Rombongan Wagub Sulsel tiba di lokasi tepat pukul 00.01, pada Senin (11/5/2020).
Di sana, Andi Sudirman menemui Ketua RT I/009, Nasir Pane. Beberapa masyarakat setempat turut berbincang terkait kondisinya kepada Wagub Sulsel.
Ketua RT mengaku, informasi bahwa ada warga yang tidak makan hingga dua pekan hanyalah guyonan. Kondisi warganya memang banyak yang terdampak atas kondisi wabah virus corona, sedangkan bantuan belum merata.
"Pemberitaan itu ditujukan agar mendapat perhatian dari pemerintah yang hingga sampai saat ini, pemerataan pemberian bantuan belum ada," ujar Nasir Pane.
Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman lega mendengar langsung klarifikasi dari ketua RT. Ia pun mengimbau agar berhati-hati dalam setiap ucapan dan informasi yang diberikan. Terlebih masalah krusial. Masalah kelaparan sebaiknya tidak dijadikan bahan candaan.
"Mendengar kabar ada warga yang kelaparan, saya tidak bisa tidur. Ini persoalan tanggung jawab pada Allah subhanahu wa ta'ala," tuturnya.
"Bagi saya masalah kelaparan tidak bisa dibiarkan," tegasnya.
Ia pun meminta para ketua RT se-Sulsel agar menyisir setiap rumah dan mengecek stok sembako warganya. Jadi ketika ditanya, RT bisa tahu secara detail kondisi warganya.
Pria yang akrab disapa Wagub Andalan ini pun berharap adanya kerja sama dari RT bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta para unsur peduli sosial.
"Rajin-rajin cek rumah ke rumah untuk mengetahui kondisi riil (nyata) setiap warga," pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman pun turut membawa bantuan sembako untuk warga setempat yang terdampak Covid-19.
Dirinya yang aktif dalam program jaring pengaman sosial ini pun, berpesan pihak RT bisa memastikan warganya tidak ada yang kelaparan.
"Saya minta tolong, untuk cek warga satu per satu tiap rumah. Jangan sampai ada yang benar-benar kelaparan," katanya.
