Sabtu, 09 Mei 2020 18:02

Tanpa Sadar Indonesia Ditimpa 1.221 Bencana Alam Selama Januari-Mei, 172 Orang Meninggal

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati

Selain wabah corona, Indonesia yak henti dirundung bencana. Selama lima bulan terakhir, Januari-Mei, tercatat 1.221 menimpa berbagai wilayah di Nusantara.

RAKYATKU.COM - Selain wabah corona, Indonesia yak henti dirundung bencana. Selama lima bulan terakhir, Januari-Mei, tercatat 1.221 menimpa berbagai wilayah di Nusantara.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 172 orang meninggal.

Bencana yang terjadi berupa hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung, hingga tanah longsor. Juga beberapa gempa bumi dan gunung meletus. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati menjelaskan, banjir paling banyak yakni 457 kasus. Disusul puting beliung 359 kasus, tanah longsor 275 kasus, dan gelombang pasang atau abrasi dua kasus. 

Di samping itu, kategori bencana hidrometeorologi lain yang jumlahnya tinggi yaitu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 119 kasus. Total kejadian bencana berjumlah 1.221 kasus.

Selain bencana tersebut, BNPB mencatat juga bencana lain seperti letusan gunung api tiga kasus dan gempa bumi lima kasus. 

Jumlah kejadian bencana ini di luar bencana nonalam, yaitu pandemi Covid-19. 

Bencana-bencana tersebut mengakibatkan dampak korban jiwa dan berbagai kerusakan. Korban luka-luka tercatat sebanyak 235 orang dan mengungsi 1,97 juta orang.

"Adapun kerusakan berupa rumah mencapai 17.105 unit, sedangkan infrastruktur lainnya yang rusak seperti fasilitas pendidikan 327 unit, fasilitas peribadatan 394 unit, fasilitas kesehatan 32 unit, fasilitas perkantoran 58 unit, dan jembatan 172 unit," tambah Raditya dalam keterangan tertulis. 

Raditya menambahkan, bencana banjir merupakan kejadian yang paling banyak memakan korban meninggal dunia dengan jumlah 120 orang. 

Sedangkan, tanah longsor mengakibatkan 46 orang meninggal dunia. Adapun puting beliung mengakibatkan lima orang meninggal dunia.