Sabtu, 09 Mei 2020 07:03

Kajian Online Wagub Sulsel, Ustaz Abduh Tuasikal: Bisa Dapat Pahala Syahid Meski di Rumah

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kajian Online Wagub Sulsel, Ustaz Abduh Tuasikal: Bisa Dapat Pahala Syahid Meski di Rumah

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kembali mengadakan kajian Islam yang disiarkan secara online melalui live Instagram.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kembali mengadakan kajian Islam yang disiarkan secara online melalui live Instagram.

Kajian Islam via online ini kedua kalinya digelar oleh Andalan Mengaji selama bulan suci Ramadan. 

Pada Jumat malam (8/5/2020), kajian online ini hanya berlangsung selama 15 menit. Kembali diisi Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal. Dai kelahiran Ambon.

Ustaz Muh Abduh Tuasikal adalah pengasuh Rumaysho.com. Dia juga aktif menulis buku-buku Islam.

Disiarkan live instagram @andisudirman.sulaiman bersama @mabduhtuasikal. Keduanya siaran langsung instagram di rumah masing-masing.

Mengangkat tema yakni "Sabar di Tengah Wabah Dapat Pahala Syahid?". Kajian online ini diikuti oleh sekitar 100-an netizen dari berbagai daerah. 

Dalam ceramahnya, Ustaz M Abduh Tuasikal menyampaikan, bahwa ada beberapa makna syahid. 

"Syahid itu dilihat dari sisi pahala. Bukan dari mati di medan perang. Di rumah saja saat wabah pun sudah dapat pahala syahid," ungkapnya.

Ibnu Hajar rahimahullah menerangkan bahwa wabah sebagai azab bagi orang kafir. Namun wabah itu dijadikan rahmat untuk orang beriman.

Ada empat kriteria seseorang mendapat pahala syahid di tengah wabah (tha'un).

"Ketika terjadi wabah, dia diam di rumahnya; sabar; mengharap pahala dari Allah; dan diam karena yakin terkena penyakit dengan takdir Allah," sebutnya.

Dirinya pun memberikan tips menghadapi wabah Covid-19 yang melanda dunia, bahkan di Indonesia. 

"Sekarang di rumah ngapain saja? Kita perbanyak salat lakukan ibadah di rumah. Kalau daerah rawan untuk tetap di rumah. Ikuti imbauan pemerintah kita dapat pahala. Baca Al-Qur'an dan perbanyak berdoa," terangnya.

"Di rumah pun bisa beribadah, bisa dapat pahala syahid," katanya.

Pimpinan Pesantren Darush Shalihin di Dusun Warak, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Gunung Kidul ini tak lupa pula mengingatkan untuk selalu berbagi. Dengan sedekah, infak, terlebih di bulan Ramadan diwajibkan membayar zakat.

Karena kondisi untuk tetap di rumah dan mencegah kerumunan, maka cara pembayarannya, kata dia, bisa dilakukan via non tunai atau transfer, salah satunya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas).

Sementara Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berharap, kajian ini bisa bermanfaat dan memberikan pengetahuan baru. Meski tetap di rumah, masih bisa mendapat pahala syahid.

"Kita mendengar kajian singkat tentang mendapat pahala syahid meski rumah saja saat wabah melanda tentu dengan memenuhi syarat sabar menurut syariah," tuturnya.

Diketahui, Andalan Mengaji rutin melakukan kegiatan perkumpulan keagamaan, seperti kajian Islam akbar. Biasanya digelar di rumah jabatan wakil gubernur Sulsel, Jalan Yusuf Daeng Ngawing. 

Namun, kali ini berbeda dengan kajian sebelum-sebelumnya. Mengingat kondisi saat ini dalam pandemi virus corona mengharuskan menerapkan social distancing. Salah satunya larangan membuat kerumunan.

Andalan Mengaji merupakan perkumpulan yang tergabung dalam gerakan aktivitas sosial maupun keagamaan.

Kehadiran Andalan Mengaji atas inisiasi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, beserta istri, Naoemi Octarina yang juga sebagai wakil ketua Tim Penggerak PKK Sulsel.