Rabu, 06 Mei 2020 09:30

Ini Video Nakal Solomon Kalou dari Ruang Ganti yang Bikin Dia Diskorsing Hertha Berlin

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Solomon Kalou
Solomon Kalou

Aksi iseng striker Hertha Berlin, Solomon Kalou berbuah sanksi. Dia memvideokan dirinya dari ruang ganti dengan mengabaikan aturan physical distancing.

RAKYATKU.COM - Aksi iseng striker Hertha Berlin, Solomon Kalou berbuah sanksi. Dia memvideokan dirinya dari ruang ganti dengan mengabaikan aturan physical distancing.

Dalam video yang dia unggah di Facebook, Kalou tampak berjabat tangan dengan beberapa rekan setim. Dia juga terkesan mengolok-olok sikap rekannya yang berusaha menjaga jarak.

Setelah video itu beredar, manajemen Hertha Berlin langsung menjatuhkan sanksi. Kalou telah diskorsing karena melanggar aturan jarak fisik di tengah pandemi virus corona.

"Dengan video ini diambil di dalam ruang ganti tim, Kalou melanggar aturan internal yang jelas dan menampilkan perilaku, yang tidak sesuai untuk situasi saat ini atau mencerminkan kode etik Hertha BSC," pernyataan yang dikeluarkan oleh Hertha Berlin.

"Karena itu klub telah membuat keputusan untuk menangguhkan pemain yang bersangkutan dari pelatihan dan pertandingan," lanjutnya.

Liga Sepak Bola Jerman (DFL) juga mencatat insiden itu dan mengecam sang striker atas tindakannya yang tidak dapat diterima.

 

"Gambar-gambar dari Salomon Kalou dari ruang ganti Hertha benar-benar tidak dapat diterima," tweet DFL.

"Tidak mungkin ada toleransi untuk ini, juga berkaitan dengan para pemain dan klub yang mematuhi pedoman, karena mereka telah memahami keseriusan situasi," tambahnya.

Kalou telah menghapus video tersebut setelah mendapat kecaman keras dari pihak berwenang dan juga mengeluarkan permintaan maaf atas tindakannya.

"Maaf jika saya memberi kesan bahwa saya tidak menganggap virus corona dengan serius. Saya meminta maaf untuk ini," kata Kalou seperti dikutip oleh The Guardian.

"Kenyataannya justru sebaliknya, karena saya benar-benar khawatir tentang orang-orang Afrika, karena sistem kesehatan di sana tidak sebagus di Jerman," lanjutnya.

"Saya tidak benar-benar memikirkannya, dan senang bahwa hasil tes saya kembali negatif. Saya juga ingin meminta maaf kepada semua orang, yang muncul dalam video, yang tidak tahu bahwa saya menyiarkan langsung dan siapa yang tidak ingin saya bawa ke dalam situasi ini," katanya lagi.