Jumat, 01 Mei 2020 08:30

Hasil Rapid Test Reaktif, Lima Santri Asal Pangkep Diinapkan di Swiss-Belhotel Makassar 14 Hari

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
dr Annas Ahmad
dr Annas Ahmad

Lima warga Kabupaten Pangkep dijemput petugas berpakaian hazmat Kamis (30/4/2020) usai menjalani rapid test.

RAKYATKU.COM,PANGKEP - Lima warga Kabupaten Pangkep dijemput petugas berpakaian hazmat Kamis (30/4/2020) usai menjalani rapid test.

Kelima warga tersebut berasal dari Desa Lanne, Kecamatan Tondong Tallasa satu orang, dua orang asal Bungoro Kecamatan Bungoro, dan dua orang dari Kelurahan Bonto Perak.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pangkep, dr Annas Ahmad mengatakan, kelimanya merupakan santri yang baru saja pulang dari Magetan, Jawa Timur.

"Hasilnya reaktif. Jadi kita lakukan penjemputan. Selanjutnya akan kita bawa ke Makassar untuk dikarantina di Swiss-Belhotel.

"Sambil menunggu hasil PCR-nya, kita sudah lakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Sulsel untuk proses karantina para hafiz kita," tambahnya

Annas Ahmad juga berharap semoga hasil PCR atau polymerase chain reaction negatif. PCR adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan sel bakteri atau virus.

Sehari sebelum penjemputan ini, salah seorang warga Pangkep asal Kampung Lombokah Kelurahan Teko Labbua meninggal dunia di Makassar. Dia masuk kategori PDP dengan gejala pneumonia. (Tajuddin Mustaming/Rakyatku.com)