Selasa, 28 April 2020 18:30

ODP Diinapkan di Hotel Selama 14 Hari, Gubernur Sulsel: Masih Ada yang Kosong

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah berkunjung ke Posko Covid-Makassar.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah berkunjung ke Posko Covid-Makassar.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah meninjau posko induk Covid-19 Makassar di Jalan Nikel Raya, Selasa (28/4/2020).

RAKYATKU.COM - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah meninjau posko induk Covid-19 Makassar di Jalan Nikel Raya, Selasa (28/4/2020). 

Gubernur disambut penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, Sekkot Makassar M Ansar, dan Kadis Kesehatan dr Naisyah Tun Azikin. 

NA lalu menanyakan perkembangan penanganan Covid-19 di Makassar. Khususnya mereka yang masuk dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG). Termasuk upaya dalam menyiapkan tempat karantina. 

"Saya sampaikan pada Pak Wali, walaupun dia diisolasi tapi kalau di rumahnya tidak memungkinkan, ya tetap menular. Kita mau kalau dia di hotel, maka dia isolasi benaran. Kita kasih gizi yang bagus, saya pikir lebih cepat dia pulih," kata Nurdin Abdullah. 

Adapun lokasi karantina, gubernur menjelaskan, hotel yang digunakan sekarang adalah Hotel Swiss-Bell. Saat ini belum terisi penuh. Hotel Four Points by Sheraton juga disiapkan sebagai cadangan.

Untuk menghindari stigma negatif bagi masyarakat yang positif, NA juga meminta agar sosialisasi dimasifkan. Masyarakat harus dijelaskan bahwa yang terkena Covid-19 bukanlah aib. Dan yang harus dilakukan adalah memotong penyebaran virus ini. 

"Cara memotong penularannya, semua yang kira-kira akan mempunyai peluang untuk menyebarkan virus ini akan kita bawa supaya cepat penanganannya," terangnya.

NA juga sempat menyinggung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Makassar telah menerapkannya sejak Jumat (24/4/2020) disusul Kabupaten Gowa Rabu (29/4/2020).

Setelah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, rencananya menyusul Kabupaten Maros. Presiden Joko Widodo yang meminta langsung agar Maros juga menerapkan PSBB. 

"Maros kita lagi minta untuk PSBB," ungkap Nurdin Abdullah.