Selasa, 28 April 2020 10:02

Pemkab Sinjai Dituding Telantarkan Warga Miskin, Kadis Kominfo Ungkap Fakta Mengejutkan

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kadis Kominfo Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib
Kadis Kominfo Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib

Pegiat sosial menuding Pemkab Sinjai menelantarkan warga miskin. Korbannya disebut bernama Raju (71). Warga Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah.

RAKYATKU.COM - Pegiat sosial menuding Pemkab Sinjai menelantarkan warga miskin. Korbannya disebut bernama Raju (71). Warga Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah. 

Tudingan ini datang dari warga bernama Sirman. Dia mengaku telah berulangkali mengusulkan nama Raju ke Dinas Sosial untuk mendapatkan bantuan. Namun, tak ditanggapi. Benarkah?

Kadis Kominfo Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib akhirnya memberi klarifikasi. Ternyata, Raju yang dimaksud Sirman telah masuk daftar penerima bantuan sejak 2019. 

Pria yang mengasuh dua anaknya itu sudah menerima hingga Rp2,4 juta sejak 2019. Bantuan diberikan secara bertahap. 

"Jadi sebaiknya penggiat media sosial harus lengkap datanya. Kenapa? Karena tahun lalu saudara Raju telah menerima bantuan lansia sebesar Rp2,4 juta dengan dua kali pembayaran," ungkap Irwan, Senin malam (27/4/2020). 

Tahun ini, Raju akan kembali mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perluasan. Nilainya Rp200 ribu per bulan selama sembilan bulan ke depan. 

"Sebenarnya pemda sudah memperhatikan saudara Raju. Hanya saja penggiat sosial yang kurang data sehingga membuat pengacara, guru besar, bahkan anggota DPRD Sinjai akhirnya berpikir macam-macam. Mereka juga tidak punya data. Hanya membaca komentar dari penggiat sosial," terangnya.

Masyarakat di Kabupaten Sinjai tahun ini akan mendapatkan beberapa bantuan sosial. Di antaranya, BPNT untuk 7.690 kepala keluarga. Sebelumnya 10.900 kepala keluarga sudah mendapatkan BPNT

Angka itu di luar dari penerima bantuan PKH sebanyak 8.600 kepala keluarga, penerima BLT dari pusat 6.677 kepala keluarga, ditambah bantuan pemda kurang lebih 5.000, dan bantuan pemerintah desa sebanyak 12.370 kepala keluarga.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) meyakini bahwa semua warga miskin yang di daerah berjuluk Bumi Panrita Kitta tersebut mendapatkan bantuan dari pemerintah. 

Hanya, saja bantuan stimulus ekonomi di tengah pandemi virus corona tidak bersamaan disalurkan. Sebab, sumber bantuan tersebut bukan hanya dari Pemerintah Kabupaten Sinjai. Ada juga dari pemerintah pusat, provinsi, hingga pemerintah desa.

"InsyaAllah masyarakat yang akan mendapat bantuan, bukan hanya warga miskin. Juga pedagang, UMKM yang terdampak Covid-19," pungkas Irwan.