RAKYATKU.COM,BANTAENG - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) mendorong upaya pencegahan penularan virus corona (Covid-19).
Salah satunya, dengan cara melakukan sinergi melalui unit pendidikan di lingkungan Kementerian Perindustrian.
Merujuk hal itu, Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng kini membuat alat pelindung diri (APD). Berupa face shield atau pelindung wajah.
Face shield merupakan salah satu alat pelindung diri (APD) yang digunakan tenaga medis. Utamanya dibutuhkan bagi tenaga medis yang merawat pasien Covid-19.
Produksi face shield ini menggunakan teknologi printer 3 dimensi milik perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Perindustrian itu.
Teknologi ini memungkinkan proses pembuatan APD dengan tingkat ketelitian yang presisi. Pembuatannya dilakukan oleh dosen dan mahasiswa AK-Manufaktur Bantaeng.
Pada 23 April 2020, AK-Manufaktur Bantaeng menyerahkan bantuan APD itu kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
Jumlahnya 250 unit. Penyerahannya dilakukan di Posko Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Bantaeng, Jalan Dr Ratulangi.
Diserahkan langsung Direktur AK-Manufaktur Bantaeng, Zainal Abidin, kepada Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Disaksikan Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng, Ilham Azikin dan Sahabuddin.
"Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat dan ini merupakan salah satu wujud kepedulian AKOM Bantaeng dalam penanganan Covid-19," ujar Direktur AK-Manufaktur Bantaeng, Drs Zainal Abidin, MSi, Sabtu (25/4/2020).
