Senin, 20 April 2020 21:28

Rawan Konflik, Wakil Ketua DPRD Sulsel Ingatkan Pemkot Makassar soal Pembagian Sembako

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni'matullah (kanan).
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni'matullah (kanan).

Anggota DPRD Sulsel memperingatkan Pemerintah Kota Makassar agar serius dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

RAKYATKU.COM - Anggota DPRD Sulsel memperingatkan Pemerintah Kota Makassar agar serius dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Wakil Ketua DPRD Sulsel dari Partai Demokrat, Ni'matulah mengatakan, data penerima sembako harus jadi perhatian. Harus dipastikan sampai ke orang yang betul-betul terdampak pandemi corona.

"PSBB ini sangat serius. Kami minta pemda data yang detail karena kalau pembagian sembako bolong itu adalah potensi konflik," ungkap Ulla, sapaan akrab Ni'matullah, Senin (20/4/2020).

Ulla mengatakan, anggaran yang akan digunakan pemerintah kota cukup besar. Sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat saat penerapan PSBB berlangsung.

"Mereka anggarkan cukup besar sekitar Rp780 miliar. Jika dialokasikan, cukup membantu masyarakat. Pemda harus cek yang detail," katanya. 

"Meski bukan urusan langsung kami yang di DPRD Sulsel, tapi kami kan warga Kota Makassar. Penyelesaian corona hanya bisa dilakukan dengan kerja bersama dan transparansi apa yang akan dan telah dilakukan," tambahnya.