Selasa, 24 Maret 2020 17:32

Siapkan Disinfektan Booth, Seluruh Pegawai dan Tamu Kementan Disemprot Antivirus

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Seluruh pegawai dan tamu Kementan disemprot disinfektan.
Seluruh pegawai dan tamu Kementan disemprot disinfektan.

Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan antisipasi dalam mencegah penyebaran virus corona. Khususnya di lingkungan area kantor pusat Kementan. 

RAKYATKU.COM - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan antisipasi dalam mencegah penyebaran virus corona. Khususnya di lingkungan area kantor pusat Kementan. 

Berbagai upaya pencegahan mulai dari pintu masuk dengan mendirikan disinfektan booth dilakukan. Setiap orang yang ingin masuk ke area kantor, baik karyawan maupun non karyawan, tak luput dari sterilisasi.

Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Kementan, Maman Suherman mengatakan, tindakan pencegahan ini merupakan arahan langsung Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam melindungi seluruh ASN Kementan. 

Tujuan penyemprotan disinfektan ini tersebut untuk memastikan setiap orang yang ingin memasuki area kantor terbebas dari virus yang menempel di pakaian, rambut, hingga kakinya yang memiliki potensi sebagai media dalam penyebaran Covid-19.

"Untuk melindungi karyawan Kementan serta tamu yang datang kita pasang di sana disinfektan sehingga nanti kalau kita masuk kantor atau ruangan sudah dalam keadaan bersih," kata Maman.

Maman mengatakan, tindakan ini sangat penting dilakukan mengingat Kementan merupakan salah satu instansi layanan publik yang selalu berinteraksi dengan berbagai kalangan masyarakat khususnya dalam bidang perizinan. 

Menurutnya, pintu akses menjadi bagian penting yang harus paling ketat dijaga sehingga Kementan bisa menyukseskan upaya pencegahan virus Covid-19.

"Booth ini kita pasang disetiap pintu masuk atau keluar. Ada 4 booth yakni 2 booth di pintu masuk utama dan 2 booth di pintu masuk yang berada di jalan TB Simatupang," ucap Maman.

Selain itu, Maman menerangkan bahwa Kementan saat ini juga telah memasang wadah berisi hand sanitizer atau alat cuci tangan dipasang disetiap pintu lift di semua lantai. Sehingga tangan juga dapat selalu dipastikan dalam keadaan aman. 

Tidak lupa setiap hari di jam pulang kantor, penyemprotan disinfektan diruangan kerja juga dilakukan. Sehingga dipastikan virus tidak dapat bertahan dan ruangan aman.

Rahman, salah satu penjaga disinfektan booth menjelaskan, penyemprotan disinfektan di pintu akses Kementan akan terus dilakukan hingga keadaan kembali seperti semula.

Menurutnya, hal ini sangat berkaitan dengan keselamatan. Covid-19 dapat menyebar secara langsung atau tidak langsung dari satu orang ke orang lain. Virus ini juga memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi.

“Kita berinteraksi dengan banyak orang bisa jadi sahabat, rekan kerja, teman kita atau tamu dimana kita tidak tahu apakah dia carrier atau bukan. Sehingga langkah ini dilakukan sebagai antisipatif dari kami,” katanya.

Tindakan disinfektan yang dilakukan sangat mudah. Di dalam booth sudah disediakan cairan disinfektan dan kipas yang akan menyebar cairan tersebut. Selama di dalam tenda disarankan untuk pejamkan mata dan menahan napas. Usahakan untuk tidak menghirup uang cairan disinfektan.

"Setelah itu kita cukup berputar 360 derajat sehingga seluruh tubuh dari kepala hingga kaki terkena cairan disinfektan dan setelah itu kita cukup berjalan normal seperti biasa menuju ujung booth," tutur Rahman.

Pada kesempatan yang sama, Dani, karyawan PT Santani Sejahtera, yang turut disemprot disinfektan di pintu masuk Kementan mengatakan dirinya merasa terlindungi dengan adanya upaya dari Kementan dalam pencegahan penyebaran virus. 

Ia juga menyampaikan, sebaiknya tindakan tersebut juga dilakukan di setiap tempat tempat umum yang memiliki kemungkinan kontak fisik yang tinggi seperti halte transjakarta.

“Bagus ada inisiasi seperti ini. Saya belum pernah sebelumnya di semprot pake disinfektan kayak tadi baru kali ini aja. Maunya di titik titik yang penyebarannya tinggi segera di buat kayak gini,” pungkasnya.