Minggu, 22 Maret 2020 23:48

Tujuh Warga Labungnge Diisolasi, Pemkab Barru Siapkan Kebutuhan Logistiknya

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bupati Barru, Suardi Saleh
Bupati Barru, Suardi Saleh

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru tak sekadar mengisolasi Dusun Labungnge, Desa Lampoko. Juga menyiapkan kebutuhan logistik warga setempat.

RAKYATKU.COM,BARRU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru tak sekadar mengisolasi Dusun Labungnge, Desa Lampoko. Juga menyiapkan kebutuhan logistik warga setempat.

Bupati Barru, Suardi Saleh menginstruksikan kepada jajarannya, terutama Pemerintah Kecamatan Balusu menyiapkan kebutuhan pokok tujuh warga yang diisolasi.

"Pemerintah Kabupaten melalui kepala desa dan camat Balusu telah memberikan bantuan kepada tujuh warga yang diisolasi. Pemkab juga akan memberikan bantuan logistik ke warga Labungnge selama masa isolasi," kata Suardi Saleh saat memimpin rapat koordinasi penanganan virus corona di ruang kerjanya, Minggu sore (22/03/2020).

Tujuh warga dimaksud punya riwayat pernah berinteraksi dengan korban meninggal akibat virus corona di Makassar.

Selain bantuan logistik selama masa isolasi, tujuh warga yang masuk dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP) akan diperiksa ulang guna penanganan lebih lanjut. Warga di dusun ini juga akan di-screening.

Pada pemeriksaan pertama, kondisi kesehatan warga masih aman. Namun, untuk memastikannya, Pemkab memberlakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

Warga dilarang keluar-masuk ke pemukiman di dusun tersebut sampai kondisinya benar-benar steril. Atau tidak ditemukan kasus positif virus mematikan tersebut.

Khusus warga yang tercatat sebagai pekerja di PLTU Bawasaloe, diputuskan diliburkan sementara.

Berdasarkan pantauan, pada rapat koordinasi yang berlangsung kurang lebih tiga jam, ada delapan poin yang menjadi fokus perhatian pemerintah. 

Selain bantuan logistik dan meliburkan pekerja konstruksi di PLTU, pada camat se-Kabupaten Barru juga diminta memantau setiap pendatang yang masuk. Terutama perantau dari Kalimantan atau Malaysia.

Seluruh camat juga diinstruksikan melakukan koordinasi berjenjang bersama Polsek, Koramil, Puskesmas, dan kepala desa untuk mengedukasi dan memantau perkembangan pencegahan penyebaran corona.