RAKYATKU.COM - Doug Collins berjabat tangan dengan Presiden AS, Donald Trump, Jumat lalu. Belakangan, anggota parlemen AS itu mengaku sempat kontak dengan penderita virus corona.
Doug Collins mengumumkan telah memutuskan untuk mengkarantina diri. Dia mengumumkannya ke publik, Senin (9/3/2020).
Doug Collins bertemu dan berjabat tangan dengan Trump pada Jumat lalu di markas Pusat Pengendalian Penyakit.
Dia mengatakan, dia baru saja diberi tahu bahwa dia telah melakukan kontak dengan seseorang yang dites positif terkena virus corona baru. Itu terjadi pada pertemuan puncak konservatif bulan lalu.
Perwakilan kedua, Matt Gaetz bepergian dengan Trump menggunakan Air Force One pada hari Senin. Dia juga mengumumkan karantina sendiri setelah diberi tahu bahwa ia juga telah melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi pada konferensi CPAC, 11 hari yang lalu.
"Meskipun saya tidak mengalami gejala apa pun, saya telah memutuskan untuk mengkarantina diri karena sangat hati-hati," kata Collins.
Collins terlihat bersama Trump Jumat lalu mengunjungi markas CDC Atlanta, Georgia. Mereka diberi pengarahan tentang penyebaran virus.
Sebuah foto yang diterbitkan oleh Atlanta Constitution-Journal menunjukkan kedua tangan berjabat tangan di tempat yang tampaknya merupakan bandara selama kunjungan.
Surat kabar itu mengatakan Collins juga berhubungan dekat dengan gubernur negara bagian itu, Brian Kemp, dan Senator Georgia Kelly Loeffler.
Tidak ada komentar segera dari Gedung Putih. Sebelumnya Trump meremehkan ancaman penyakit, yang telah mencatat lebih dari 600 kasus virus COVID-19, dan 25 kematian.
"Jadi tahun lalu 37.000 orang Amerika meninggal karena Flu biasa. Rata-rata antara 27.000 dan 70.000 per tahun. Tidak ada yang ditutup, kehidupan dan ekonomi terus berjalan. Saat ini ada 546 kasus yang dikonfirmasi dari virus corona, dengan 22 kematian!" cuit Trump.
