Senin, 09 Maret 2020 00:02

Keramba Jaring Apung Masyarakat Uloe Bakal Jadi Percontohan di Sulsel

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meninjau kerambah jaring apung di Uloe, Bone.
Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meninjau kerambah jaring apung di Uloe, Bone.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

RAKYATKU.COM,BONE - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat. 

Pemerintah berharap suatu saat masyarakat dapat mandiri melalui usaha dengan mengembangkan sumber daya yang ada di daerahnya. Khususnya di desa.

Hal inilah yang kini dilakukan dan dikembangkan masyarakat di bagian utara Kabupaten Bone. Tepatnya di Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe.

Masyarakat yang berada di sepanjang bantaran pinggir Sungai Walannae ini mencoba mengembangkan keramba jaring apung untuk mendapatkan/menangkap ikan yang ada di Sungai Walannae.

Kalau selama ini masyarakat hanya mengandalkan kail dan jaring/pukat untuk menangkap ikan, kini mereka tidak perlu lagi melakukan hal itu untuk mendapatkan ikan. Cukup dengan keramba jaring terapung. Tidak menguras tenaga sebab tidak perlu lagi memancing atau melempar jala.

Pasalnya, keramba jaring apung cukup disimpan di sungai untuk mendapatkan ikan. Tidak butuh waktu lama serta tenaga untuk menjaganya. 

Keramba jaring apung yang ada di Desa Uloe tersebut, rencananya akan dijadikan pilot project oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. 

Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyempatkan waktu mengunjungi keramba jaring apung yang terletak di Desa Uloe, Minggu (8/3/2020).

Andi Sudirman Sulaiman mengenakan baju kaus warna hijau dipadukan celana panjang berwarna hitam. Dia mengunjungi karamba jaring apung sekaligus menyapa dan bersilaturahmi dengan masyarakat.

"Saya kembali bersilaturahmi ke desa ini melalui program pilot project keramba ini. Ke depan bisa menjadi contoh, sehingga dapat memotivasi kepada seluruh pemerintah desa. Saya menginginkan masyarakat desa yang mandiri, kreatif dalam memajukan ekonomi. Tidak banyak bergantung hanya pada anggaran pemerintah," tegasnya.

Wakil gubernur mengungkapkan bahwa program ini akan menjadi pilot project yang nantinya bisa dikembangkan.

"Program ini untuk kepentingan desa atau masyarakat. Kita ingin warga dekat sungai bisa memaksimalkan potensi sungai besar. Pada akhirnya kita berharap ke depan warga desa bisa mengembangkan," ujarnya.

Kepala Desa Uloe, Abdurrahman menyampaikan bahwa keramba tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ini merupakan langkah awal atau uji coba.

"Uji coba atau langkah awal dan hasilnya akan menjadi contoh bagi desa lain yang memanfaatkan sepanjang Sungai Walannae," jelasnya. (Saenal Abidin/Rakyatku.com)