Minggu, 08 Maret 2020 17:33

Diberi Amanah Lebih Besar, Airlangga Isyaratkan NH "Tinggalkan" Golkar Sulsel

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Nurdin Halid dan Airlangga Hartarto.
Nurdin Halid dan Airlangga Hartarto.

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto memberi isyarat. "Kode" itu, disampaikan Airlangga pada tasyakuran Partai Golkar di Gedung CCC, Jalan Metro Tanjung Bunga, Minggu (8/3/2020). 

RAKYATKU.COM - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto memberi isyarat. "Kode" itu, disampaikan Airlangga pada tasyakuran Partai Golkar di Gedung CCC, Jalan Metro Tanjung Bunga, Minggu (8/3/2020). 

Airlangga mengisyaratkan Ketua Golkar Sulsel, Nurdin Halid agar lebih fokus ke pusat. Fokus mengurusi Golkar secara nasional. 

Itu berarti, kemungkinan suksesi kursi Golkar Sulsel segera digelar. Paling tidak, penunjukan pelaksana tugas (plt). 

Penegasan Airlangga itu bukan tanpa argumen. Nurdin Halid diberi amanah lebih besar. Sebagai "bos" pemenangan dan saksi Partai Golkar se-Indonesia. Terkhusus pemenangan pilkada 2020 ini dan Pemilu 2024, mendatang. 

Sebuah jabatan prestisius yang memang butuh perhatian khusus. Terlebih lagi, NH diberi amanah sebagai wakil ketua umum Partai Golkar. 

Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Risman Pasigai yang dikonfirmasi Rakyatku.com, tidak menampik. Ia membenarkan jika Nurdin Halid diberi amanah yang lebih besar. Juga, perlu fokus secara serius.

"Jika dilihat amanah yang diberikan Ketua Umum kepada Pak NH, itu memang besar sekali. Pak NH diberi tanggung jawab memenangkan Partai Golkar se-Indonesia. Juga, mengurusi saksi-saksi. Makanya, Pak Ketua Umum mengatakan kalau di Sulsel sudah sempit untuk ukuran Pak NH," urainya. 

Risman menilai, apa yang dipercayakan ketua umum Partai Golkar kepada Nurdin Halid adalah takaran ketokohan. 

"Tidak mudah amanah sebesar itu. Memang, butuh tokoh sekaliber Pak NH. Punya pengamanan dan telah teruji," katanya. 

Penegasan senada disampaikan Ketua DPD II Partai Golkar Makassar, Farouk Mappaseling Betta. Aru,--demikian Farouk disapa--menilai, NH adalah tokoh yang punya pengalaman. Petarung. Dan, telah teruji. 

"Sudah tepat memang jika Pak Ketua Umum memberikan amanah yang lebih besar kepada Pak NH," katanya. 

"Tentu, demi kebesaran dan kejayaan Partai Golkar ke depan," tambah mantan ketua DPRD Makassar itu. (*)