Minggu, 08 Maret 2020 00:01

Mahtan Safari ke Bantaeng, 36 Napi Hapus Tato, 21 Tutup Tindik Telinga

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Mahtan kembali hadir melayani hapus tato gratis di Bantaeng, Sabtu (7/3/2020).
Mahtan kembali hadir melayani hapus tato gratis di Bantaeng, Sabtu (7/3/2020).

Mengenakan kaus seragam, warga binaan Rutan Klas II B Bantaeng juga kompak bertobat. Ditandai kesediaan mereka hapus tato dan menutup bekas tindik telinga.

RAKYATKU.COM - Mengenakan kaus seragam, warga binaan Rutan Klas II B Bantaeng juga kompak bertobat. Ditandai kesediaan mereka hapus tato dan menutup bekas tindik telinga.

Mereka memanfaatkan kehadiran Yayasan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan), Sabtu (7/3/2020). Mahtan selama ini identik dengan layanan hapus tato gratis.

Pada hari pertama, peserta program hapus tato gratis berjumlah 36 orang. Sebanyak 32 laki-laki dan empat perempuan. Dua di antaranya beragama Nasrani. 

Selain hapus tato, ada juga warga binaan yang menutup bekas tindik telinga. Pesertanya 21 orang dari total penghuni Rutan Bantaeng, 134 orang.

Kepala Rutan Bantaeng, Muhammad Ishak bersyukur kegiatan hapus tato bisa terlaksana dengan lancar dan sukses.

Kegiatan ini, kata dia, sangat penting. Pembinan narapidana bukan hanya tanggung jawab Rutan. Tapi juga melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat.

Tujuan utama pembinaan di lembaga pemasyarakatan adalah membentuk narapidana agar menjadi manusia seutuhnya. Didorong untuk menyadari kesalahannya dan memperbaiki diri.

Ketua Mahtan, dr Abdul Azis SpU mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian hapus tato gratis yang kedua kali di Bantaeng.

Pada kunjungan kedua ini, Mahtan memberikan layanan selama dua hari. Pada hari kedua, Minggu (8/3/2020), kegiatan dilaksanakan di RSUD Prof Anwar Makatutu.

Kegiatan akan diisi penyuluhan bahaya narkoba, penutupan bekas tindik telinga. Seluruh rangkaian acara dibuka Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin.