Selasa, 03 Maret 2020 15:23

PAD Gowa Terus Naik, Wakil Ketua KPK Ungkap Cara Naikkan Penerimaan PBB

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufran (tengah)
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufran (tengah)

Wakil Ketua KPK RI, Nurul Ghufron mengungkap salah satu cara meningkatkan pendapatan daerah. Salah satunya dari sektor pajak bumi dan bangunan (PBB).

RAKYATKU.COM,GOWA - Wakil Ketua KPK RI, Nurul Ghufron mengungkap salah satu cara meningkatkan pendapatan daerah. Salah satunya dari sektor pajak bumi dan bangunan (PBB).

Mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember ini mengatakan, salah satu potensi PAD yang cukup besar adalah PBB. Pembangunan yang pesat, membutuhkan update tanah milik masyarakat. 

Tanah yang di atasnya telah berdiri sebuah bangunan, pajaknya bisa meningkatkan PAD suatu daerah.

"PBB selama ini basisnya baru tanah. Sementara apakah tanahnya itu sudah dibangun (rumah) ataupun bangunannya sudah ditambah. Kadang itu tidak terupdate setiap tahunnya," katanya di Gowa, Selasa (3/3/2020).

"Jadi kalau di-update, maka PBB-nya akan meningkat kemudian korelasi pada PAD-nya juga bagus," sambung Ghufron.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Gowa, Ismail Majid membeberkan, PAD di Butta Bersejarah ini naik hingga 50 persen, yang berasal dari pajak hotel, restoran, dan hiburan.

 

"Ini saya memberikan apresiasi positif dengan adanya pendampingan KPK. Sekadar informasi bahwa untuk tren peningkatan PAD kita di tahun 2020 ini itu kurang lebih 50 persen," tambahnya.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berterima kasih kepada Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK. Selama ini, melakukan pendampingan sehingga PAD Kabupaten Gowa terus membaik.

"Alhamdulillah, PAD di Gowa sekarang tumbuh terus bergerak naik. Tadinya semua dari pajak turun, alhamdulillah setelah PAD kita dari pajak bisa bergerak naik ke atas," jelas Adnan, putra mendiang Ichsan Yasin Limpo ini.