RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Mubyl Handaling menggenggam erat tangan Bupati Barru, Suardi Saleh. Mereka berbincang layaknya sahabat yang lama tak bertemu.
Mubyl Handaling, pengusaha yang mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia Makassar. Perguruan tinggi ini memberi penghargaan kepada tokoh yang dianggap berjasa.
Suardi Saleh salah satunya. Bupati Barru itu diberi penghargaan Nobel Education Award 2020. Kategori pelopor pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur. Kinerjanya dinilai dalam tiga tahun terakhir.
Penghargaan diberikan di sela-sela wisuda XIV program sarjana (S1) dan wisuda VI program pascasarjana (S2) di Hotel Claro Makassar, Selasa (25/2/2020).
Ketua STIE Nobel Indonesia, Mashur Razak, menyerahkan plakat penghargaan ke Suardi Saleh. Disaksikan para wisudawan dan sivitas akademika yang memadati Ballroom Sandeq Hotel Claro.
Salah satu indikator dari penghargaan ini, yakni semakin banyaknya aparatur di lingkup Pemkab Barru yang menyandang gelar doktor.

Begitupun yang tercatat sebagai magister. Persentasenya tergolong tinggi dibandingkan komposisi ASN di daerah lainnya di Sulsel.
Mashur Razak mengatakan, Education Award merupakan ajang penghargaan kepada pemerintah yang berperan dalam pengembangan sumber daya manusia.
Bupati Barru, Suardi Saleh kemudian didaulat memberi sambutan. Dia mengakui pemerintahannya peduli terhadap peningkatan kualitas ASN. Mereka difasilitasi melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
"Di STIE Nobel Indonesia Makassar, jumlah ASN Barru (yang kuliah) kurang lebih 100 orang. Tujuan dari kebijakan ini agar organisasi pemerintahan semakin berkualitas untuk menuju Barru yang lebih baik," ujar Suardi Saleh yang tampil dengan setelan jas hitam.
STIE Nobel terlebih dahulu menayangkan biografi Suardi Saleh di layar berukuran besar di depan para wisudawan. Beragam capaian yang ditorehkan ayah empat anak itu selama memimpin Barru, ditampilkan.
Catatan prestasi itu turut disaksikan pendiri Yayasan Nobel Makassar, Mubyl Handaling dan Kepala LLDikti Wilayah IX Makassar, Prof Jasruddin.
Sejak Suardi Saleh memimpin Barru, berbagai terobosan terus dilakukan. Itu terbukti dengan berbagai capaian dan prestasi yang berhasil ditorehkan Pemkab dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Selain indeks pembangunan manusia yang mengalami peningkatan, angka kemiskinan juga mengalami penurunan selama dua tahun terakhir. Begitu pun di bidang pelayanan, Barru kini memiliki Mal Pelayanan Publik.
Bukan hanya itu, selama tiga tahun terakhir, Suardi Saleh mengoleksi sekitar 28 penghargaan. Baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun dari berbagai lembaga.
